Home Palu

KPU Palu Harap Masyarakat Tidak Tutup Pintu Rumah

63
Ketua KPU kota Palu, Agussalim Wahid membuka rapat koordinasi dan sosialisasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur SUlteng serta pemilihan walikota dan wakil walikota Palu, Selasa 23 Juni 2020. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Pelaksanaan tahapan pemilihan serentak tahun 2020 dengan menerapkan protokoler kesehatan covid-19 menjadi tantangan serius bagi KPU. Dituntut menghasilkan pemilihan berkualitas, KPU juga diwajibkan menjamin kesehetan seluruh penyelenggara termasuk tenaga adhoc.

Dalam waktu dekat KPU segera memuktahirkan data pemilih. Di Kota Palu, terdapat 200 ribu lebih data pemilih yang akan dilakukan pencocokan dan penelitian, setiap petugas pemuktahiran data menerapkan protokoler kesehatan. Khawatir menimbulkan keresahan masyarakat yang akan dikunjungi petugas, KPU Kota Palu membahas hal itu dalam rapat koordinasi bersama Polres Palu, Kodim 1306 Donggala, Kejari Palu, Dinas Kesehatan Kota Palu dan Gugus Tugas Covid-19 Kota Palu, Selasa 23 Juni 2020. Prinsipnya KPU meminta masukan agar pemuktahiran data berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan keresahan.

Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid saat membuka rapat koordinasi mengatakan, dukungan seluruh pihak sangat membantu suksesnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulteng serta pemilihan walikota dan wakil walikota Palu pada 9 Desember 2020 mendatang.

Agussalim menyadari, pandemi Covid-19 saat ini cukup mengganggu psikologis masyarakat. Karena itu, Agus berharap masyarakat tidak menutup pintu rumah saat petugas datang melakukan pencocokan data pemilih.

“Agar masyarakat tidak menutup pintu rumah, KPU butuh dukungan dari seluruh pihak terkait. Meyakinkan masyarakat bahwa kunjungan petugas aman dari covid-19, tidak bisa hanya dilakukan KPU sendiri, tetapi semua pihak perlu terlibat,” tutur Agussalim.

Dalam rapat koordinasi kemarin, KPU Kota Palu juga meminta dukungan penyediaan rapid test dari instansi terkait demi memastikan penyelenggara semua terlayani pemeriksaan kesehatannya.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas