Home Hukum & Kriminal

Faradillah Jasin Dihukum 5 Bulan Penjara

52
VIRTUAL - Terdakwa Faradillah Jasin, nampak di vidio saat menjalani sidang putusan, 23 Juni 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Sudirman)
  • ASN yang Terjerat Penggelapan Mobil

Palu, Metrosulawesi.id – Terdakwa Faradillah Jasin, telah selesai menjalani sidang putusan atas kasus dugaan penggelapan yang menjeratnya, di Pengadilan Negeri (PN) Klas IA/PHI/Tipikor Palu, Selasa, 23 Juni 2020.

Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Sulteng ini, akhirnya menyusul dua rekannya yang juga terjerat kasus yang sama (diperiksa terpisah).

Ketua majelis hakim Marliyus SH MH, yang menyidangkan perkara penggelapan itu, menyatakan perbuatan terdakwa Faradillah Jasin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut melakukan penggelapan.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa berupa pidana penjara selama 5 bulan,” kata Marliyus yang di dampingi dua hakim anggota Demon Sembiring SH MH dan Ernawati Anwar SH MH.

Sidang putusan terdakwa Faradillah Jasin digelar secara virtual. Terdakwa bersidang langsung dari Lembaga Pemasyarakatan (LP). Sementara Jaksa Penuntut Umum  (JPU) Desiyanti SH,  bersama penasehat hukum terdakwa Abd Aan Achbar SH, bersidang secara lansung di persidangan.

Putusan majelis hakim hari itu, telah berdasarkan pertimbangan majelis hakim baik hal memberatkan maupun yang meringankan.

“Yang memberatkan perbuatan terdakwa telah merugikan korban Darmawati Djaelengkara, sementara yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa mengakui perbuatannya, dan terdakwa masih memiliki seorang anak yang membutuhkan kasih sayang seorang ibu,” tutur Marliyus lagi.

Atas putusan baik terdakwa dan penasehat hukumnya, serta JPU diberikan hak yang sama. Apakah menerima putusan, pikir-pikir atau akan melakukan upaya hukum terhadap putusan. Hukum terdakwa Faradillah Jasin, kurang tiga bulan dari tuntutan JPU. Jaksa sebelumnya menuntut terdakwa Faradillah dengan tuntutan pidana selama 8 bulan. Sementara itu, dua rekan Faradillah, sebelumnya juga telah divonis. Kedua rekannya tersebut juga dihukum 5 bulan penjara.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas