Home Politik

Hidayat: Kita Tunggu Saja

107
MENUNGGU PARPOL - Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng, HM Hidayat Lamakarate dan Bartholomeus Tandigala yang akan maju pada Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. (Foto: Istimewa)
  • Akan Mundur dari ASN Bila Syarat Minimal Cukup

Palu, Metrosulawesi.id – HM Hidayat Lamakarate menegaskan belum mundur dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng maupun sebagai aparatur sipil negara (ASN), terkait rencananya untuk maju sebagai calon gubernur Sulteng. Dia masih menunggu keputusan partai politik yang sampai saat ini belum keluar.

”Saya masih menunggu kepastian partai yang akan mengusung,” kata Hidayat Lamakarate saat dikonfirmasi Metrosulawesi di kantor Gubernur Sulteng, Senin 22 Juni 2020.

Sebelumnya, bakal calon pasangannya di Pilgub, Bartholomeus Tandigala menyebutkan bahwa Sekdaprov Sulteng itu telah mengajukan pengunduran dirinya sebagai ASN.

“Sesuai aturan memang begitu, tapi untuk lebih jelasnya silakan konfirmasi ke beliau (Hidayat),” kata Bartholomeus.

Bartholomeus sendiri mengaku sudah mengajukan pengunduran diri untuk persiapan maju bertarung pada Pilgub 2020.

“Sebagai ASN, tentu harus mundur saat ingin menjadi peserta Pilkada. Prinsip yang ada dalam aturan bahwa ASN itu harus netral,” ucap mantan Penjabat Bupati Morowali itu.

Namun, pernyataan Bartholomeus terbantahkan oleh keterangan Hidayat. Dia mengatakan bila dari partai politik sudah memenuhi syarat minimal untuk mengusungnya sebagai bakal calon gubernur, maka dirinya akan mundur. Sekarang ini baru Partai Gerindra yang mengusungnya sehingga masih memerlukan dukungan dari partai politik lain.

”Sekarang kan baru Gerindra, belum cukup. Jadi tidak ada dasar untuk mundur karena belum cukup syarat minimal,” kata Sekdaprov.

”Belumlah (mundur), terlalu bodoh saya mundur sekarang sementara partai belum cukup,” tegasnya.

Hidayat diketahui telah mendaftar di PDIP Sulteng. Hingga kini Hidayat masih menunggu keputusan final dari DPP PDIP.

”Masih menunggu dari PDIP Sulteng, sudah mendaftar tapi belum ada keputusan final dari DPP akan usung siapa, ya kita tunggu saja,” kata Hidayat.

Selain PDIP, Hidayat juga mendaftar di PPP dan telah memenuhi semua persyaratan. Namun sampai saat ini belum ada rekomendasi dari DPP PPP untuk siapapun.

”Jadi ketiga partai ini yang mungkin masih punya peluang untuk mengusung kami,” ujarnya.

Hidayat mengatakan jika sudah cukup syarat minimal dukungan partai politik, maka tahapan selanjutnya yang akan ditempuh sebagai seorang ASN adalah cuti besar.

”Kenapa cuti? Saya akan menunggu apakah partai yang saya dapatkan ini sudah bisa mengantar saya mendaftar (di KPU) nanti? Kalau ketentuan saat mendaftar harus mundur, maka di saat itu saya akan mundur sebagai ASN,” kata Hidayat.

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas