Home Palu

Urus KTP Bisa di PGM

138
Abd Haris Yotolembah. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulteng, Abd Haris Yotolembah, mengungkapkan pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Kata dia, dalam waktu dekat pelayanan administrasi kependudukan akan dibuka di Palu Grand Mall (PGM). Pelayanan dibuka melalui Disdukcapil Kota Palu untuk pengurusan E-KTP, KK, dan Akta kelahiran/kematian.

“Kalau tidak ada perubahan dibuka mulai 22 atau 24 Juni, gabung dengan pelayanan satu pintu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulteng. Kami diwakili Dinas Dukcapil Kota Palu, karena mereka yang ada pelayanan,” ungkap Haris, Minggu, 21 Juni 2020.

Haris menerangkan untuk KK dan Akta kelahiran/kematian bisa dicetak langsung di PGM. Namun untuk KTP, sementara pencetakkannya tetap harus dilakukan di kantor Disdukcapil Kota Palu.

“Kami membuka pelayanan di mall agar memudahkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan. Jadi sekalian urus KTP atau KK, bisa sekaligus belanja dan sebaliknya. Tentu juga agar pengurusan administrasi kependudukan tidak menumpuk di kantor Dukcapil,” ucapnya.

Dia menambahkan, pelayanan administrasi kependudukan di PGM hanya dikhususkan bagi warga Kota Palu. Direncanakan pelayanan tersebut akan dibuka untuk jangka waktu yang cukup lama.

“Jadi kami di provinsi hanya memfasilitasi ketersedian blangko E-KTP, KK, dan Akta,” pungkas Haris.

Diberitakan sebelumnya, upaya lain yang dilakukan pemerintah memudahkan pelayanan administrasi kependudukan yakni memperbolehkan warga mencetak Kartu Keluarga (KK) sendiri dari rumah dengan menggunakan kertas HVS.

“Kita sambut positif, karena tujuannya sangat baik untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan administrasi kependudukan,” ujar Kepala Disdukcapil Provinsi Sulteng, Abd Haris Yotolembah, kepada Metrosulawesi, Kamis, 18 Juni 2020.

Kebijakan dimaksud amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 109 tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan. Tak hanya KK, administrasi kependudukan seperti akta kelahiran dan kematian dapat dicetak dengan kertas HVS ukuran A4 80 gram. Kebijakan ini akan dimulai pada Juli 2020 mendatang. Haris mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan membahas kesiapan kabupaten/kota untuk penerapan kebijakan tersebut. Suksesnya penerapan kebijakan itu tergantung kesiapan kabupaten/kota.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas