Home Palu

Forum KKSS dan AKP ‘pak Syahrir’ Galang Dana

65
ILUSTRASI - Syahrir dan pengelola forum KKSS, Rustam Makalam. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Syahrir (41), warga asal  Takalar, Sulawesi Selatan,  menjadi berita utama di media cetak dan online di Kota Palu, bahkan menjadi viral di medsos, lantaran kabur saat menjalani perawatan Covid-19 di  RSUD Anutapura Palu.

Dibalik kaburnya Syahrir yang merupakan salah satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi virus Corona ini, selain ketidakpahaman tentang wabah yang menjangkit pada dirinya, tapi semata-mata karena ingin mendampingi istri yang akan melahirkan di kampung halamannya.

Terlebih lagi, dari penuturan pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini, datang ke Kota Palu semata-mata mencari sesuap nasi serta mencari rezeki untuk pembiayaan istri tercinta melahirkan.

Saat selama kabur dari rumah sakitpun, Syahrir harus tidur di pinggir jalan, sebelum ditemukan di areal Masjid Agung dalam kondisi kelaparan.

Sontak saja, nasib yang dialami Syahrir mengundang keprihatinan warga Kota Palu, yang sebelumnya menuding negatif atas tindakannya kabur dari ruang isolasi perawatan Covid-19 RSUD Anutapura Palu.

Sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian yang dialami Syahrir, forum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), ibu-ibu KKSS dan Aliansi Komunitas Peduli pak Syahrir,  langsung menggalang dana untuk pengobatan serta melahirkan istri Syahrir.

Pengelola pengalangan dana forum KKSS, Rustam Makalama, menuturkan, aksi social berupa penggalangan dana untuk Syahrir, merupakan bentuk kepedulian sesama warga. Wadah penggalangan dana dibentuk secara spontan untuk membantu meringkan bebdan yang dialami Syharir.

‘’Setelah membacara pemberitaan serta mengikuti viralnya di medsos,  kami langsung berinisitif menggalang dana membantu Syahrir untuk keperluan istrinya melahirkan,’’ ujar Rustam kepada Meteosulawesi.id, Minggu (21/06/2020) sore.

ILUSTRASI – Penggalangan dana Aliansi Komunitas Peduli (AKP) pak Syahrir. (Foto: Ist)

Dikatakan Rustam, dalam penggalangan dana, forum KKSS dan ibu-ibu KKSS, membuka rekening agar warga yang ingin menyumbang secara suka rela, dapat mengirimkan bendahara melalui  rekening Bank Sulteng, nomor rekening  007 0201004915 atas nama  Hj. Salma Rahman.

‘’Sesuai kesepakatan forum, penggalangan dana dilakukan selama lima hari. Setelah itu, dana yang terkumpul langsung diberikan ke Syahrir atau keluarganya,’’ ujar Rustam.

Aksi serupa dalam penggalangan dana untuk Syharir juga dilakukan Aliasnsi Komunitas Peduli AKP) pak Syahrir. Aksi social yang dilakukan yakni menerima langsung bantuan seiklasnya yang akan diperuntukan kepada istri Syahrir yang tengah hamil saat ini.

Ani Lestari, salah satu penggagas dibentuknya wadah untuk membantu istri Syahrir, mengajak warga Sulawesi Tengah, khususnya warga Kota Palu, untuk berbagi kasih dalam bentuk menyumbangkan dana seikhlasnya.

‘’Dengan bantuan ini, setidaknya dapat meringankan beban pak Syahrir, sehingga pak Syahrir  bisa  menjalani pengobatannya dengan tenang dan focus untuk kesembuhannya,’’ urai Ani Lestari, sembari mengajak mendoakan Syharir lekas sembuh dan bisa bekerja kembali serta bertemu dengan istri dan keluarganya.

Ditambahkan Ani, mengutip HR. Bukhari dan Muslim, disebutkan perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh, bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.

Olehnya itu, bagi warga Kota Palu dan sekitarnya yang ingin memberikan bantuannya dapat menyalurkan dapat menghubungi kontak person diantaranya, Ama, Winda dan Riani.

‘’Inya Allah, paling lambat Rabu, 24 Juni 2020, dana yang terkumpul kami serahkan kepada istri Syahrir untuk digunakan keperluan melahirkan,’’ tukas Ani sembari menyebutkan bantuan dapat dilakukan melalui Rekening BNI dengan nomor rekening 0094005747 atas nama Ani Lestari. (is)

Ayo tulis komentar cerdas