Home Palu

Unismuh Palu Target Akreditasi B

50
Rajindra. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, menggelarrapat Tim Borang Akreditasi. Rapat ini sebagai persiapan reakreditasi Unismuh Palu, yang diharapkan naik satu tingkat. Diketahui bahwa saat ini Unismuh Palu masih mengantongi akreditasi C. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Rektor Unismuh Palu, Dr Rajindra, yang dihadiri para Wakil Rektor, Kepala Biro, para Kepala Lembaga, Dekan, dan Direktur Pascasarjana.

Rajindra mengatakan, sebenarnya Unismuh Palu menargetkan tahun ini sudah dilakukan visitasi oleh BAN-PT, karena dari tahun seblumnya, persiapan reakreditasi sudah dilakukan. Namun karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan akibat bencana gempa bumi 2018, mengakibatkan bangunan dan fasilitas kampus rusak berat, sehingga akreditasi belum dapat diajukan.

“Pascabencana, Unismuh lebih memfokuskan diri untuk melakukan pembenahan,” ungkap Rajindra, belum lama ini.

Menurut Rajindra, setelah dinilai pembenahan fisik sudah cukup, pihaknya kembali melakukan fokus pada tujuan awal yakni reakreditasi, dengan memastikan sembilan standar akreditasi dapat dipenuhi.

“Kesembilan standar itu yakni  pertama visi, misi, tujuan, dan strategi, kedua, tata pamong, tata kelola, dan kerjasama, ketiga, mahasiswa, keempat, sumber daya manusia, kelima keuangan, sarana, dan prasarana, keenam, pendidikan, ketujuh penelitian, kedelapan, pengabdian kepada masyarakat, dan kesembilan luaran dan capaian tridharma,” ungkapnya.

Rajindra mengaku, Unismuh Palu ingin memastikan semua unsur itu telah terpenuhi dengan baik, dan datanya tersedia dengan baik, sehingga bisa diperlihatkan baik secara fisik maupun  disaksikan di website.

“Karena visitasi yang akan dihadapi adalah visitasi virtual, dan yang paling banyak diperhatikan dan diperiksa oleh Tim Asessor BAN-PT adalah website yang dimiliki oleh universitas. Untuk itu, semua data, baik data dosen, penelitian dan pengandian, prestasi mahasiswa dan institusi, kerjasama dan realisasi dari kerjasama harus betul-betul bagus dan ter-update,” jelasnya.

Menurut Rajindra, akreditasi  menjadi tuntutan wajib pemerintah kepada perguruan tinggi. Tuntutan ini diatur dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 61.

“Dengan akreditasi itu, menjadi upaya pemerintah menjamin mutu suatu lembaga pendidikan melalui lembaga yang independen yakni BAN-PT. Angka akreditasi jadi bukti bahwa kegiatan pendidikan dan pengajaran sudah sesuai dengan standar jaminan mutu,” jelasnya.

“Kami berharap target meningkatnya akreditasi Unismuh dari C ke B bisa terealisasi, mengingat saat ini sudah cukup banyak perubahan dan peningkatan yang telah dicapai oleh Unismuh Palu, semoga Allah meridhoi niat baik kita, sehingga akreditasi institusi kami bisa meningkat,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas