Home Sulteng

Mobile Service JR Kembali Aktif

45
Alwin Bahar. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Jasa Raharja Cabang Sulteng kembali mengaktifkan layanan mobile service (petugas survei) di wilayah kerjanya. Kepala Cabang Jasa Raharja Sulteng melalui Kanit Operasional dan Humas, Alwin Bahar, mengatakan pengaktifan kembali layanan mobile service sejak pemberlakuan new normal atau kebiasaan hidup baru.

“Awal pandemi virus corona (Covid-19), layanan mobile service sempat kami ganti melalui online by phone. Ini kami lakukan mendukung program pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona,” ungkap Alwin di Palu, Kamis, 18 Juni 2020.

Dia menjelaskan tim mobile service Jasa Raharja disiapkan sebagai layanan jemput bola kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Itu karena tugas utama tim mobile service melakukan monitoring kecelakaan, baik itu di Unit Laka Lantas Polres maupun di sejumlah rumah sakit.

Saat ada korban luka-luka, Jasa Raharja Sulteng lewat tim mobile service langsung menerbitkan surat jaminan perawatan kepada pihak rumah sakit. Dengan penjaminan tersebut, keluarga korban tidak perlu khawatir karena beban biaya perawatan akan menjadi tanggung jawab Jasa Raharja.

“Sesuai amanat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 tahun 2017 dan PMK Nomor 16/PMK.010/2017, korban luka-luka mendapat jaminan biaya perawatan rumah sakit maksimal Rp20 juta,” jelas Alwin.

Alwin memastikan tim mobile service melakukan pelayanan tetap dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yaitu dengan memakai masker dan menjaga jarak aman (physical distancing).

Untuk wilayah Kota Palu, Jasa Raharja Sulteng menyiapkan satu unit mobil untuk pelayanan mobile service. Dalam sehari, tim akan berkeliling mulai pukul 08.00 WITA sampai pukul 16.30 WITA.

“Kalau di kabupaten sistemnya petugas mendapat informasi adanya kecelakaan, baru langsung mendatangi korban. Kalau ada korban meninggal dunia, langsung dilakukan pendataan dan survei ahli waris untuk melengkapi dokumen yang diperlukan agar proses pembayaran santunan dapat secepatnya dilakukan,” ucapnya.

Seperti diketahui, bagi korban meninggal dunia, JR akan membayarkan hak santunan duka kepada hli waris sebesar Rp50 juta. Demikian pula untuk korban lakalantas dengan kondisi cacat tetap diberikan santunan sebesar Rp50 juta.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas