Home Banggai Laut

Bawaslu Balut akan Rekomendasi Tunda Pilkada

82
NPHD - Penandatangananan NPHD Pilkada Banggai Laut beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Bawaslu Balut)

Balut, Metrosulawesi.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banggai Laut (Balut) meminta agar pemilihan kepala daerah di Banggai Laut (Balut) ditunda.

Ketua Bawaslu Balut, Suparto Bungalo mengatakan kemungkinan Pilkada Balut akan direkomendasikan ditunda.

“Iya, kemungkinan kami akan melakukan penundaan Pilkada,” ujar Suparto saat konferensi pers, di kantornya, Rabu (17/6/2020).

Menurutnya, hal ini terkait dengan ketidakjelasan anggaran dari Pemda Balut kepada penyelenggara khususnya Bawaslu Balut.

“Penandatanganan NPHD (naskah perjanjian hibah daerah) di awal sebelum Covid-19, Rp 10 miliar tetapi kini menjadi Rp6.7 miliar,” ujarnya.

“Apabila kami paksakan, maka imbasnya uang kehormatan pengawas pemilih dari kabupaten sampai pengawas TPS selama 3 bulan akan tidak terbayarkan dan tahapan yang lain juga akan terganggu,” tuturnya.

Mengenai NPHD yang awalnya Rp10 miliar menurut Suparto sudah teregistrasi di KPPN dan diketahui Bawaslu RI dan Kemendagri. Selain itu, tambah Parto Jumat, (12/06) telah dilakukan rapat dengar pendapat antara ketua Bawaslu RI dan Komisi II RI.

“Jumat kemarin Bawaslu RI dan Komisi II RI telah membahas dana Pilkada Bawaslu Balut,” tuturnya. (nom)

Ayo tulis komentar cerdas