Home Sulteng

Ridwan Harap Berbagi Beban Bansos

50
Ridwan Mumu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengharapkan sumber bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat tak hanya menjadi tanggung jawab instansi yang dipimpinnya.

“Selama ini masyarakat hanya mengharapkan dari Dinsos, padahal di OPD (organisasi perangkat daerah) lain ada juga,” ujar Ridwan di Palu, baru-baru ini.

Dia mencontohkan Dinas Tenaga Kerja menangani urusan bansos kepada para tenaga kerja, khususnya yang terdampak virus corona (Covid-19). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menangani urusan bansos kepada guru-guru, utamanya yang berstatus honorer.

OPD lain yaitu Dinas Kesehatan yang bertanggung jawab menangani bansos bagi petugas-petugas medis. Olehnya, Ridwan berharap berbagi beban bansos dengan dinas terkait dalam masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

“Kalau kami (Dinsos) hanya menangani masyarakat miskin, karena dalam kondisi normal saja sudah susah, apalagi datang Covid,” pungkas Ridwan.

Sebelumnya diberitakan, Dinsos Provinsi Sulteng tengah menangani penyaluran bansos Gubernur Sulteng ke kabupaten/kota melalui Dinsos masing-masing. Bansos dari gubernur diperuntukkan bagi warga miskin terdampak virus corona dalam bentuk beras. Total warga yang akan mendapatkan bantuan sebanyak 146.000 Kepala keluarga (KK).

“Bantuan dari pak gubernur berupa beras. Masing-masing kepala keluarga penerima bantuan mendapat 10 kg beras,” terangnya.

Ridwan proses penyaluran bantuan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) provinsi mencairkan anggaran ke BPKAD kabupaten/kota. BPKAD kabupaten/kota selanjutnya mencairkan ke rekening Dinsos masing-masing. Selanjutnya Dinsos kabupaten/kota bertanggungjawab pengadaan beras untuk dibagikan kepada penerima bantuan.

“Untuk penerima bantuan yang dari bapak gubernur tetap berdasarkan DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial),” ucap Ridwan.

Pemerintah kabupaten dan kota, kata Ridwan, dapat memilih menyelesaikan program tersebut secara berbarengan dengan program Bantuan Sosial (Bansos) langsung tunai dari pemerintah pusat yang terdampak pandemi Covid-19. Atau bisa juga terlebih dahulu menyelesaikan program bantuan tunai melalui dana desa.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas