Home Donggala

Rapid Test Hanya 90 Pedagang

52
RAPID TEST - Suasana rapid test di Pasar Induk Kelurahan Ganti Kecamatan Banawa, Selasa (16/6/2020). (Foto: Dok.Dinkes Donggala)
  • Khawatir Sayur Dagangan Dimakan Sapi

Donggala, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kesehatan Muzakir Ladoali meminta kepada masyarakat Donggala untuk tidak takut saat dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim Gugus Tugas Covid-19.

Penegasan ini disampaikan usai meninjau proses rapid test di Pasar Induk Kelurahan Ganti Kecamatan Banawa Selasa (16/6/2020).

“Berdasarkan data, kami menargetkan itu sebanyak 250 warga Pasar Induk Kelurahan Ganti Kecamatan Banawa yang di-rapid test, tapi kenyataan di lapangan hanya sembilan puluh orang saja yang mau di-rapid test,”katanya.

Mantan kadis BLHD ini mengatakan, rendahnya animo warga pasar melakukan rapid test disebabkan alasan kesibukan menjajakan dagangannya. Padahal proses rapid test tidak lama.

“Ini kan demi kebaikan kita bersama, menjaga kesehatan dan penularan covid dikecamatan banawa, janganlah takut untuk dilakukan rapid test,” sebutnya.

Ditanya hasil pemeriksaan rapit tes terhadap 90 pedagang pasar induk kelurahan Ganti, Muzakir menjawab hasilnya nonreaktif.

Sementara itu salah seorang pedagang pasar yang tidak mau di-rapid mengatakan ia memilih berdiam diri menjaga dagannya dari pada ikut bergabung memeriksakan kesehatan bersama pedagang lainnya.

“Tidak kami di-rapid test, dimakan sapi nanti sayurku, siapa mau ganti rugi kalau sayurku dimakan sapi semua,” kata Nei, pedagang sayur.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas