Home Palu

Pemkot Harus Sediakan Anggaran Bagi Kelompok Rentan Corona

66
Mutmainah Korona. (Foto: Metrosulawesi/ Tahmil Burhanuddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Anggota DPRD Kota Palu mendorong agar pemerintah Kota Palu memberikan perlindungan khusus bagi kelompok yang berisiko tinggi terpapar virus corona (Covid-19).

Ketua Komisi I bidang Pemerintahan dan Kesra DPRD Kota Palu Mutmainah Korona mengatakan, pada masa pemberlakuan New Normal pandemi covid-19 ini, Pemerintah Kota Palu melalui dinas terkait harus melakukan pendataan, selanjutnya memberikan pelayanan khusus bagi kelompok rentan, yang memilki risiko paling tinggi untuk tertular virus corona.

“Tiga kelompok rentan itu adalah para orang tua jompo, para penderita sakit kronis dan para ibu hamil,” ungkap Mutmainah, Rabu 17 Juni 2020.

Kata Mutmainah, pemkot harus segera menyusun skema terkait perhatian terhadap ketiga kelompok rentan tersebut.

“Skema harus segera dilakukan dimulai dari mendeteksi dan mendata sebaran ketiga kelompok rentan tersebut,” imbuhnya.

Menurutnya, upaya preventif harus dilaksanakan. Agar dapat diketahui berapa jumlah mereka yang mengalami risiko tinggi di Kota Palu dan apa program intervensi yang harus dilakukan.

Kata dia, salah satunya adalah memberikan edukasi mengenai proteksi terhadap diri dengan memberikan alat pelindung diri (APD) khusus bagi mereka yang rentan terhadap virus corona, seperti masker, cairan pembersih tangan (hand sanitizer), dan lain sebagianya ketika harus bepergian.

Selain itu, kelompok rentan tersebut adalah warga yang menurut Mutmainah harus sering didatangi oleh petugas medis termasuk melibatkan para relawan kesehatan masyarakat yang bisa membantu program pemerintah.

“Disinilah pentingnya dilakukan pendataan dan pengawasan atau tracking sebaran kelompok rentan tersebut,” katanya.

Dia menambahkan, salah satu poin terpenting dari skema ini adalah, pemkot harus menyediakan anggaran khusus untuk intervensi kepada kelompok rentan dari pendekatan edukasi, pengadaan alat perlindungan khusus standar sesuai dengan protokol kesehatan. Salah satunya mengaktifkan Pos pengaduan terpadu (Pospindu) sebagai media edukasi covid-19 dan pelayanan kesehatan intensif untuk pencegahan covid-19 yang saat ini menjadi pandemi.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas