Home Palu

Coklit Data Pemilih, KPU Palu Lengkapi Petugas dengan APD

83
Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu memulai kembali tahapan pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Palu tahun 2020. Usai mengaktifkan kembali Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), KPU Kota Palu juga telah melantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) di-46 kelurahan.

Selanjutnya KPU Kota Palu akan membentuk Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) dan 15 Juli mendatang, mulai melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.

Mengingat Coklit dilakukan ditengah pandemi Covid-19, Ketua KPU Kota Palu Agussalim Wahid meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir jika petugas datang melakukan Coklit, karena PPDP dalam menjalankan tugasnya dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai protokoler kesehatan Covid-19.

“Berdasarkan Peraturan KPU No.5 tahun 2020, Coklit dilakukan pada 15 Juli 2020. Kali ini Coklit dilakukan dengan menerapkan protokler kesehatan Covid-19. Karenanya kami meminta kepada masyarakat agar tidak khawatir saat menerima PPDP dalam melakukan tugasnya,” tutur Agussalim kepada sejumlah media, Rabu 17 Juli 2020.

KPU Kota Palu akan memasifkan sosialisasi pemuktahiran data pemilih ini, supaya masyarakat tidak kaget saat menerima petugas pemuktahiran. Agussalim menyadari Covid-19 mengubah psikologis masyarakat, karena itulah butuh informasi yang masif dan benar untuk meyakinkan masyarakat petugas yang datang bebas dari virus corona.

Selain memanfaatkan media massa, media sosial, KPU juga akan memanfaatkan rumah ibadah dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemuktahiran data pemilih.

“Kami tidak ingin masyarakat khawatir saat menerima petugas kami. Sebab proaktif masyarakat sangat membantu kualitas data pemilih kita. Yakinlah seluruh petugas yang melakukan pemuktahiran, menerapkan protokoler kesehatan,” ujar Agussalim.

demi mempercepat proses Coklit, Agussalim mengimbau kepada masyarakat untuk menyiapkan KTP dan KK disaat tahapan pemuktahiran sudah jalan, supaya keberadaan petugas di rumah warga tidak terlalu lama, sehingga intensitas komunikasi bisa lebih singkat.

“Tahapan pilkada di tengah pandemi kami jalankan dengan menerapkan protokoler kesehatan covid-19. Walauapun kali ini tantangannya lebih berat, tetapi kami optimis pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulteng serta pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Palu berjalan dengan lancar,” yakinnya.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas