Home Poso

Prihatin, SKUT Poso Ikut Galang Dana

49
UNTUK NIZAM - Aksi penggalangan dana yang dilakukan di salah satu perempatan jalan di Kota Poso, Selasa 16 Juni 2020. Foto lain: Muhammad Nizam, penderita gizi buruk. (Foto: Metrosulawesi/ Saiful Sulayapi)
  • Kepedulian Untuk Nizam, Bocah Asal Poso Penderita Gizi Buruk

Muhammad Nizam, bocah asal Kelurahan Sayo Kecamatan Poso Kota Selatan Kabupaten Poso yang menderita gizi buruk kini masih terbaring lemas di rumah sakit. Sejumlah pihak ikut membantu menggalang dana untuk membiayai pengobatan anak dari pasangan tak mampu itu.

ALIANSI Masyarakat Peduli Kemanusiaan yang tergabung dalam Siap Kerja Untuk Ummat (SKUT) mengadakan aksi sosial penggalangan dana untuk Nizam yang masih berusia 8 tahun itu. Aksi sosial penggalangan dana yang diadakan oleh SKUT merupakan bentuk keprihatinan termasuk ikut membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso, yang hingga saat ini belum juga tuntas dalam mengatasi kasus gizi buruk.

Koordinator SKUT Agung Laksana Jamal mengatakan, dengan melihat kondisi anak Muhammad Nizam yang sangat menghawatirkan, SKUT bergerak mengawal anak gizi buruk tersebut hingga saat ini mendapatkan perawatan di RSUD Palu, guna menghindari korban meninggal yg disebabkan menderita gizi buruk.

Nizam, pasien gizi buruk dari Poso. (Foto: Ist)

“Kami berharap dengan adanya aksi sosial, ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Poso untuk turun tangan hingga tingkat desa,” katanya.

Lanjut dikatakan Agung, harusnya pemerintah melalui instansi terkait mengetahui betul kondisi penderita gizi buruk, bukan hanya menerima laporan dari pihak bidan desa atau puskesmas saja. Sehingga, bisa menjadi atensi kusus untuk ditangani lebih serius sampai di tingkat lapisan bawah.

“Kami juga prihatin melihat kondisi ekonomi dan minimnya pengetahuan pihak keluarga anak penderita gizi buruk, mengenai teknis persyaratan untuk berobat ke Puskesmas/Rumah Sakit saja tidak mengerti, semoga dengan dana terkumpul sedikit membantu beban orang tuanya serta keluarga yang mengurus anak gizi buruk tersebut,” ujar Agung.

Aksi sosial SKUT katanya, semata-mata bertujuan untuk membantu biaya kesehatan anak penderita gizi buruk yg saat ini di Rawat RSUD Palu.

“Di sektor kesehatan Gizi buruk dan stunting memang menjadi akar permasalahan perkembangan anak dan ini menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah dan Masyarakat. Sebagai langkah antisipasi, perlu adanya sosialisasi dari Pemkab melalui Dinas Kesehatan tentang pemahaman masyarakat bahayanya gizi buruk bagi perkembangan anak,” tegasnya.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas