Home Donggala

Nasabah Keluhkan Axa Mandiri

99
KECEWA - Nasabah Axa Mandiri, Hj Hayana mengaku tidak bisa mencairkan dananya Rp40 juta. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Dana Rp 40 Juta Tak Dicairkan

Donggala, Metrosulawesi.id – Salah seorang peserta Axa Mandiri, warga Kelurahan Labuan Bajo, Donggala, Hj. Hayani mengungkapkan kekecewaannya terhadap Axa Mandiri anak perusahaan Bank Mandiri.

Bentuk kekecewaan Hayani itu karena dana yang dimasukan ke Bank Mandiri dalam bentuk program Axa Mandiri tak bisa dicairkan oleh pihak Bank Mandiri.

“Program Axa Mandiri saya sudah pas enam tahun sesuai perjanjian,  ketika hendak menariknya beragam alasan disampaikan oleh pegawainya atas nama Reza. Bahkan saya dipaksakan menambah dua tahun lagi program Axa Mandiri. Tapi saya tidak mau, saya hanya ingin dana saya Rp40 jutaan kembali,” kata Hj Hayani, di kediamannya di Kelurahan Labuan Bajo Kecamatan Banawa, Selasa (16/6/2020).

Hayani menceritakan sejak Januari 2020 ia berusaha memperjuangkan dananya agar kembali ke dirinya tetapi tidak membuahkan hasil. Bahkan ia merasa dipermainkan oleh pihak Axa Mandiri.

“Saya sudah capek pak kesana kemari ba urus uangku di Axa Mandiri. Tidak ada kejelasan kapan dana saya dikembalikan, hanya dikasi susah saja saya, masa dikasi ATM tetapi tidak bisa difungsikan? Anak saya tanya satpamnya, cuma dibilang ATM kedaluwarsa, dimana kedaluwarsanya? Nah ATM-nya baru dikasi,” keluhnya.

Terpisah, Bank Mandiri yang dikonfirmasi Selasa (16/6/2020) mengatakan, Axa Mandiri merupakan anak perusahaan Bank Mandiri.

“Maaf pak jangan foto-foto, kami tidak bisa memberikan keterangan, yang berhak mengklarifikasi persoalan ini pihak Axa Mandiri yang berada di Kota Palu. Memang benar ada pegawai atas nama Reza, tetapi ia sudah dipindahkan ke Palu. Bapak (wartawan) konfirmasi langsung ke pihak Axa Mandiri di Palu,” tutur karyawan bank atas nama Dewi.

Reza, karyawan Axa Mandiri yang dikonfirmasi via ponsel 0822-9222-xxx tidak berhasil. Begitu pun ketika dikonfirmasi via SMS.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas