PENYERAHAN SANTUNAN - Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa Raharja Sulteng, Alwin Bahar, secara simbolis menyerahkan santunan duka kepada istri Serka Ferditon Pakalose, korban lakalantas, Senin, 15 Juni 2020. (Foto: Istimewa)
  • Korban Lakalantas Sepeda Motor dengan Truk

Palu, Metrosulawesi.id – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali menelan korban jiwa di wilayah Sulawesi Tengah. Kali ini, lakalantas terjadi antara pengemudi sepeda motor dengan truk yang terjadi di Jalan Suharto Desa Ngata Baru pada Sabtu, 13 Juni malam.

Pengendara sepeda motor seorang anggota TNI berpangkat Sersan Kepala (Serka) atas nama Ferditon Pakalose (47) jenis kelamin laki-laki, dibonceng rekannya atas nama Jefri Aro (28) warga sipil. Keduanya meninggal dunia akibat peristiwa naas tersebut.

Mengetahui lakalantas tersebut, petugas PT Jasa Raharja Cabang Sulteng bergerak cepat mencari tahu keberadaan keluarga korban sebagai ahli waris penerima santunan duka. Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa Raharja Sulteng, Alwin Bahar, menjelaskan pihaknya sudah membayarkan santunan duka kepada istri almarhum Serka Ferditon sebesar Rp50 juta pada Senin, 15 Juni.

“Pembayaran santunan kepada ahli waris hanya dalam waktu sehari setelah proses pendataan,” jelas Alwin, Selasa, 16 Juni 2020.

Dia menerangkan santunan duka dibayar melalui transfer bank kepada rekening ahli waris istri almarhum Serka Ferditon. Istri almarhum beralamat di Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Sementara untuk korban Jefri Aro, petugas Jasa Raharja tengah menuntaskan pendataan ahli waris yang berhak untuk menerima santunan. Itu karena jenazah Jefri dibawa ke Kabupaten Poso.

Seperti diketahui, sesuai amanat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 tahun 2017 dan PMK Nomor 16/PMK.010/2017, bagi korban meninggal dunia, JR membayarkan hak santunan duka kepada hli waris sebesar Rp50 juta.

Demikian pula untuk korban lakalantas dengan kondisi cacat tetap diberikan santunan sebesar Rp50 juta. Sementara korban luka-luka mendapat jaminan biaya perawatan rumah sakit maksimal Rp20 juta. Syarat pengurusan santunan duka yakni melampirkan laporan kepolisian, ahli waris harus jelas dengan memperlihatkan foto kopi kartu keluarga, foto kopi KTP, dan buku nikah, serta memiliki rekening. Apabila ahli waris korban tidak memiliki rekening, petugas Jasa Raharja akan membantu proses pembukaan rekening.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas