Home Palu

Nurbia Tekankan PPS Pahami Regulasi

72
Pelantikan PPS se kecamatan Tatanga Kota Palu, dilakukan di HOtel BW Palu oleh Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid, Senin 15 Juni 2020. (Foto: Istimewa)
  • Pelantikan PPS

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 138 Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kota Palu akhirnya dilantik setelah sempat tertunda akibat pandemi covid-19. Sedianya 138 PPS itu dilantik pada 31 Maret 2020 lalu, namun baru bisa dilaksanakan pada 15 Juni 2020 setelah tertbitnya Perppu No.2 tahun 2020 dan Peraturan KPU No.5 tahun 2020.

Pelantikan PPS ditengah pandemi dilakukan dengan cara berbeda. Jika sebelumnya pelantikan dilakukan sekaligus, kali ini pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan secara terpisah perkecamatan, dimana KPU Kota Palu melantik PPS di lima tempat berbeda disesuaikan dengan kecamatan masing-masing. Bagi kecamatan yang titik pelantikannya sama, pelantikannya dilakukan dua tahap yakni pukul 08.00 Wita dan pukul 13.00 Wita.

Komisioner KPU Kota Palu, Nurbia, usai melantik PPS se-kecamatan Palu timur dalam arahannya menegaskan agar PPS yang baru dilantik
memahami regulasi, khususnya berkaitan dengan pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta pemilhan wali kota dan wakil wali kota.

Menurut Nurbia, tidak semua yang baik menurut penilaian benar menurut aturan. Karena itulah, agar profesionalitas PPS terjaga selama menjalankan tugas kepemiluan, maka perlu memahami regulasi. Sering-sering membaca aturan itu sangat membantu PPS dalam menjalankan kewenangannya.

“Sekarang akses terhadap regulasi sangat mudah, tidak pelu lagi ke kantor KPU meminta dokumen peraturan, cukup mengunjungi website KPU, semuanya sudah tersedia disana. Dengan sering membaca, pastinya pemahaman itu ada. Memahami regulasi tidak dengan cara menghafal, tetapi dengan sering membaca,” tutur Nurbia.

Di hadapan PPS, Nurbia juga mengingatkan PPS untuk membanguk komunikais dan koordinasi dengan mitra kerja, khususnya dengan pengawas kelurahan. Jangan sampai PPS sudah memutuskan sesuatu, namun dikemudian hari ada temuan yang disampaikan oleh pengawas kelurahan, sebab itulah koordinasi dengan mitra kerja sangat penting dilakukan.

Beratnya tugas penyelenggara di tengah hantaman virus corono, membutuhkan soliditas yang kuat sesama PPS.

“Soliditas PPS akan menguatkan kerja-kerja PPS dan tidak mudah tergoda oleh hal-hal negatif,” ungkapnya.

Usai pelantikan Nurbia berharap PPS segera menjalankan tugasnya untuk membentuk Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP), karena tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dilaksanakan pada 15 Juli mendatang.

Dari 138 PPS yang dilantik secara terpisah kemarin, ada yang dilantik secara Daring (Dalam Jaringan) karena berhalangan hadir di lokasi pelantikan. Berdasarkan regulasi hal itu dibolehkan.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas