Home Donggala

Tambang Loli Setor Duit Miliaran ke Desa

61
Abd Rasyid. (Foto: Dok Metrosulawesi)
  • Fraksi PKS DPRD Donggala Usul Bentuk Perda CSR

Donggala, Metrosulawesi.id – Ketua Fraksi PKS DPRD Donggala Abd Rasyid mengusulkan dibentuk peraturan daerah yang mengatur tentang Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan. Menurutnya, ada potensi miliaran rupiah masuk ke desa setiap tahun yang harus diatur melalui peraturan daerah.

Dikemukakan, aktivitas tambang di lima desa yakni Loli Oge, Loli Pesua, Loli Saluran, Loli Tasiburi, dan Loli Dondo. Rasyid mengatakan, menerima laporan salah satu pengusaha tambang bahwa setiap pemuatan material (kerikil/dll) akan mengeluarkan dua biaya sekaligus yakni pajak daerah dan pengeluaran/kontribusi ke desa. Para pengusaha memasukan biaya tersebut ke laporan perusahaan sebagai CSR.

“Untuk kategori pajak daerah hal ini tentu sudah sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan tentang pajak dan retribusi daerah. Yang jadi masalah itu kategori pengeluaran kedua yakni kontribusi ke desa masih menyisakan tanda tanya, apakah benar masuk ke kas desa atau bagaimana?,” ujar Rasyid Jumat (12/6/2020).

Dia mengungkapkan, informasi dari pengusaha, CSR setiap sekali pemuatan harus menyetor ke desa sebesar 1,5 juta.

“Ada sekitar 30 perusahaan aktif, kemudian misalnya kita kalikan sepuluh kali pemuatan dalam sebulan dan desa mematoknya 1,5 juta  per tongkang. Hasilnya 450 juta per bulan, maka setahun bisa 5,4 miliar. Mereka memasukan laporan keuangan dalam CSR perusahaan,”bebernya.

“Inilah harus menjadi perhatian serius karena baik desa maupun pemerintah daerah harus segera mengatur urusan CSR perusahaan, agar benar-benar bisa tepat sasaran dan dinikmati oleh masyarakat umum khususnya wilayah sekitar perusahaan tambang kerikil tersebut”sebutnya.

Ia berharap potensi CSR bisa segera diperhatikan secara serius oleh pemerintah daerah sehingga hal ini benar-benar bisa dimanfaatkan dengan baik bukan hanya dinikmati oleh segelintir pihak.

“Selaku ketua F-PKS mengajak teman-teman di fraksi lain untuk menginisiasi atau mengajukan secara bersama-sama perda tentang tanggung jawab sosial perusahaan, mari kita jadikan perda ini sebagai hak inisiatif DPRD periode ini, karena jika menunggu pasti lama,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas