Home Hukum & Kriminal

Kasus Salah Tembak, Puluhan Personil Ops Tinombala Diperiksa

115
Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Didik Suparanoto, S.IK. ( Foto : Dok Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memeriksa puluhan personel Satgas Tinombala terkait jatuhnya korban dari pihak masyarakat hingga menewaskan Qidam Alfariski Mofance (20) dan dua petani di Kabupaten Poso, beberapa waktu lalu. “Sampai saat ini sudah 41 orang anggota Satgas Tinombala  yang diperiksa terkait kasus Qidam dan dua petani di Poso,” ucap Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, SIK, dalam keterangan resminya, Rabu 10 Juni 2020.

Didik Supranoto menjelaskan dari jumlah Satgas Tinombala yang diperiksa,  29 personel diperiksa terkait kasus Qidam, dan 12 orang Personel terkait penembakan dua petani di Poso. Pemeriksaan peronil Satgas Tinombala itu, dilakukan tim investigasi Mabes Polri, yang dipimpin Brigjen Pol Verdianto Iskandar Bitticaca selaku Komandan Pasukan Gegana Korps Brimob Polri bersama Karo Provost Divisi Propam, Brigjen Polisi Ramdani Hidayat.

“Untuk Polda Sulteng sendiri juga membentuk tim investigasi, yang dipimpin Irwasda, Kombes Pol Ai Afriandi,” tambahnya.

Sugeng sapaan akrab Kabid Humas Polda Sulteng ini,  mengatakan bahwa tim investigasi Mabes Polri dan Polda Sulteng bersama Komnas HAM telah turun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan.

“Sudah turun ke lokasi kejadian, kita masih menunggu hasilnya,” tegasnya.

Tak hanya puluhan personel Satgas Tinombala, pihak keluarga korban juga ikut dimintai keterangan oleh tim investigasi. Untuk pihak keluarga Qidam yang akan diperiksa sebanyak tiga orang, sementara dari keluarga dua petani di Poso ada enam orang.

“Untuk tiga orang dari pihak keluarga Qidam belum datang, kita masih menunggu, saat ini puluhan personel Satgas Tinombala yang diperiksa masih berstatus sebagai saksi, masih dalam proses penyelidikan, kita tunggu saja perkembangannya,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas