Home Nasional

Rakornis TMMD ke -108, Pengabdian Untuk Negeri

74
Suasana Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke -108 Tahun Anggaran 2020. (Foto: Ist/ IG: @kodimdonggala)

Jakarta, Metrosulawesi.id – TNI AD kembali menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke -108 Tahun Anggaran 2020 bertempat di Gedung E, Puskodalad Mabesad, Jakarta Pusat, dan tersebar di Puskodal masing-masing Kotama dan Kodim melalui video conference, Selasa (9/6/2020)

Dilansir dari akun Intagram @kodimdonggala, acara Rakornis dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 tersebut, dibuka dan dipimpin oleh Asisten Teritorial (Aster) Kasad selaku Pati Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., didampingi Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Desa, Dr. Deddy Winarwan, M.Si, yang hadir mewakili Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri RI.

Dalam sambutannya, Aster Kasad mengatakan bahwa program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral dengan berbagai Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dan komponen masyarakat lainnya, yang dilaksanakan secara gotong-royong dan bukan domain TNI saja, demi tercapainya percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Jenderal bintang dua ini juga mengajak para stakeholder untuk mendukung dan berkontribusi baik fisik maupun nonfisik untuk menyukseskan tugas mulia tersebut.

“Mari kita jadikan Rakornis TMMD ini, menjadi wahana untuk berkoordinasi dan berkomunikasi secara teknis, berdiskusi dan mensinkronkan berbagai program Kementerian/LPNK yang dapat disinergikan dalam pelaksanaan TMMD ke -108 TA. 2020,” ucapnya.

“Diharapkan pula dalam Rakornis ini ada saran, masukan, serta ide-ide yang kreatif, inovatif, dan konstruktif guna mendorong upaya peningkatan dan pengembangan program TMMD ke depan,” ujarnya

Menurut Bakti Agus Fadjari, TMMD ke-108 TA. 2020 direncanakan akan dimulai tanggal 30 Juni hingga 29 Juli 2020 secara serentak di 44 Kabupaten/Kota, 49 Kecamatan dan 74 Desa, dengan sasaran fisik dan non fisik

“Tema yang diangkat pada Rakornis adalah TMMD Pengabdian untuk Negeri. Sistem perencanaannya Bottom Up Planning dan ditujukan untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga hasilnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya. (***)

Ayo tulis komentar cerdas