Home Palu

Pemkot Minta Ketambahan Alat Rapid Test

94
MENINJAU - Wali Kota Palu, Hidayat, M.Si, bersama Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Said, saat meninjau salah satu Posko Pemeriksaan Kesehatan Penanganan Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang didirikan Dinas Kesehatan Kota Palu pada enam pintu masuk ke Kota Palu. (Foto: Humaspemkot)
  • Kebijakan Rapid Test Bagi Pelaku Perjalanan Tetap Berlaku

Palu, Metrosulawesi.id – Wali Kota Palu, Hidayat, M.Si, memerintahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu untuk meminta ketambahan rapid test  kepada pihak Pemprov Sulteng. Hal itu perlu dilakukan mengingat meledaknya kasus positif Covid-19 di Kota Palu.

“Kalau melihat perkembangan sekarang ini, tolong minta lagi ke provinsi . Kemarin provinsi kan menjanjikan kita 2000 alat rapid test. Yang diterima baru 1000,  tolong segera minta ketambahan itu,” kata Wali Kota Hidayat kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Husaema saat Rapat Koordinasi Penanganan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Posko Induk Baruga, Lapangan Vatulemo Palu belum lama ini.

Yang pasti, kata Hidayat, bagi semua Pelaku Perjalanan, yang khususnya dari daerah terpapar parah diwajibkan membawa hasil rapid test dari daerah asalnya.

“Pokoknya bagi Pelaku Perjalanan dari daerah terpapar parah harus membawa hasil rapid test dari daerah asalnya. Kita rapid test semua Pelaku Perjalanan itu,” tegasnya.

“Coba dihitung kembali berapa jumlah rapid test kita, berapa yang kurang, sehingga disitu kelihatan berapa alat rapid test yang kita butuhkan. Karena begini, dalam situasi seperti saat ini, tidak ada lagi artinya uang. Kalau masih ada uang kita, sikat. Masyarakat kita, bukan itu saja, diri kita sendiri terancam. Siapa yang bisa menjamin jika hal ini sudah massif kita bisa selamat semua, tidak ada yang bisa. Makanya sepanjang ini belum massif, penyebaran Covid-19 akan kita tekan terus. Insyaallah anggaran kita mampu menangani ini,” jelasnya.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas