Home Palu

Pembangunan Gedung IAIN Palu Tahap I Telah Rampung

85
Rektorat IAIN Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Prof Sagaf S. Pettalongi, mengungkapkan, tahap pertama pembangunan gedung IAIN Palu akibat bencana gempa dan tsunami yang terjadi beberapa waktu lalu mulai rampung.

“Ada sebagian ruangan yang rusak di kampus satu dan juga di kampus dua sudah rampung, dan nantinya pembangunan di tahap II ada bantuan dari Bank Dunia yang sebenarnya dimulai pada Juli, tetapi saat ini masih masa pandemi virus corona (Covid-19), sehingga kita masih menunggu perkembangan selanjutnya dari Bank Dunia,” kata Sagaf, saat dihubungi Metro Sulawesi, belum lama ini.

Menurut Sagaf, untuk ruangan kuliah yang porak poranda akibat bencana 2018, sebenarnya sudah terbangun seluruhnya, namun IAIN Palu masih membutuhkan sarana dan prasarana dikarenakan perkembangan mahasiswa siswa yang cukup meningkat.

“Alhamdulillah di tahun ini kita dapat bantuan dari Bank Dunia sekitar 35 kelas ruangan perkuliahan, disertai dengan perkantoran, dan rencananya itu akan dibangun di kampus satu dan sebagian di kampus dua,” ujarnya.

Selain itu, kata Sagaf, sesuai arahan Kemenag RI melalui Dirjen Pendis, untuk semester ini masih diberlakukan pembelajaran secara daring atau online, dan itu berlaku hingga akhir Juni, sepertinya satu semester ini semua akan daring.

“Tetapi bagi mahasiswa yang kesulitan ujian online, karena fasilitas yang digunakan terbatas kemudian ada juga belum lincah menggunakan teknologi, kita layani dengan protokol Covid-19,” ungkapnya.

Sagaf juga mengatakan, IAIN Palu sejak Jumat pekan lalu sudah masuk new normal, tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak.   

Selain itu, di IAIN Palu, kata Sagaf, sudah disiapkan semua fasilitas sesuai dengan syarat-syarat protokoler Covid-19, misalnya pengukur suhu badan, hand sanitizer, fasilitas cuci tangan, dan lainnya.

“Yang jelas kita di IAIN Palu sudah berlakukan sesuai edaran Menpan-RB dan Menag kemarin itu, bekerja dengan konsep new normal,” jelasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas