Home Sulteng

Jangan Sampai Dijemput Paksa

65
HASILNYA NON REAKTIF - Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola MSi saat menjalani rapid test di kantornya, Senin 8 Juni 2020. Hasil rapid test menyatakan non reaktif. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)
  • Gubernur: Periksakan Diri, Bila Ada Gejala

Palu, Metrosulawesi.id – Angka positif Covid-19 di Sulteng masih terus bertambah. Menyusul lonjakan kasus yang terjadi di Kota Palu pada Ahad 7 Juni 2020. Masyarakat diminta untuk sukarela memeriksakan diri bila mengalami gejala terkena Covid-19.

“Saya harap kiranya masyarakat sukarela memeriksakan diri apabila ada gejala-gejala terkena virus Corona ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat. Demikian pula apabila telah berhubungan dengan seseorang yang telah terkontaminasi virus Corona atau memiliki riwayat perjalanan ke daerah yang masuk dalam zona merah. Jangan sampai nanti dalam keadaan terpaksa atau malah dijemput paksa,” ujar Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola MSi di sela penyerahan 2.800 Pcs alat rapid test Covid-19 di ruang kerja Gubernur, Senin. 8 Juni 2020.

Gubernur kemudian memberikan contoh yang terjadi pada dirinya. Gubernur mengatakan, dirinya usai melakukan pertemuan dengan seseorang yang dinyatakan positif corona, dengan sadar diri segera memeriksakan diri ke tenaga medis.

“Alhamdulillah setelah menjalani rapid test, dalam waktu tidak terlalu lama, hasilnya sudah keluar dan saya dinyatakan negatif (non reaktif),” jelas gubernur.

Di lain sisi Gubernur menyampaikan bagi seorang pengusaha atau mereka atas permintaan sendiri alias mandiri karena ada keperluan dan meminta untuk di-rapid atau swab test, tentu saja diharapkan membayar sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Pada saat penyerahan alat rapid test tersebut, gubernur didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, dr. Reny A Lamadjido, Sp. PK. M. Kes serta Kepala Biro Humas dan protokol Drs. Moh. Haris Kariming.

Ke 2.800 alat rapid test covid-19 diperuntukkan untuk 700 pcs Kota Palu, 700 pcs Kabupaten Donggala. 700 pcs Kabupaten Sigi serta 700 pcs untuk Kabupaten Parigi Moutong. Alat Rapid test dimaksud langsung diterima masing-masing perwakilan kabupaten/kota untuk selanjutnya dipakai di daerahnya masing-masing guna mencegah penyebarluasan covid-19.

Alat serupa sebelumnya juga telah didistribusikan ke daerah. Bantuan alat rapid test lanjut gubernur bukan untuk diperjualbelikan akan tetapi digratiskan bagi masyarakat yang masuk kategori ODP serta PDP.

Gubernur menilai beberapa daerah mungkin belum menggunakan alat tersebut karena masih dalam zona hijau, akan tetapi berdasarkan data yang dihimpun oleh gugus tugas covid-19 hampir semua kabupaten kota di Sulawesi Tengah telah jebol, minus Kabupaten Tojo Una-una.

Untuk itu diharapkan kepada gugus tugas covid 19 di masing-masing kabupaten/kota untuk lebih intensif guna memutus mata rantai penyebarluasan virus Corona-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dr. Reni Lamadjido mengakui telah mendistribusikan masing-masing alat repid test sebanyak 700 Pcs di Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong secara gratis untuk masyarakat yang masuk kategori ODP serta PDP dalam rangka memutus mata rantai penyebarluasan covid-19. (*)

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas