Home Parigi Moutong

Warung Lalampa Toboli Keluhkan Air PDAM Tak Mengalir

78
Sejumlah warung lalampa di trans Sulawesi, Toboli. (Foto: Metrosulawesi/ Yusuf Bj)

Parimo, Metrosulawesi.id – Sejumlah warung penjual lalampa di Toboli, Kebupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah,  mengeluhkan air PDAM yang tak mengalir sejak seminggu terakhir.

Tidak mengalirnya air dari PDAM tersebut, sangat merepotkan pemilik warung yang menjajakan makanan khas berupa lalampa yang berada di poros trans Sulawesi—tepatnya di area persimpangan Toboli  

“Sudah satu minggu air disini tidak jalan pak, kita sangat repot, karena kita jualan, sangat butuh air,” kata  Asma, salah satu pemilik warung lalampa kepada Metrosulawesi.id., Selasa (02/06/2020) pagi.

Diungkapkan para pemilik warung, keluhan atas distribusi air ke warung-warung yang ada tidak berfungsi baik sudah dilaporkan ke pihak PDAM. Bahkan, mereka telah mengeluarkan dana untuk perbaikan pipa air yang katanya tidak berfungsi baik.

“Kemarin sudah kami keluarkan dana untuk perbaikan, katanya pipa airnya bermasalah, dan banyak pasir, sehingga tidak mengalir air kemari,” ungkapnya.

Selain melaporkan ke pihak PDAM, pemilik warung juga sudah menyampaikan keluhan soal air ke aparat desa. Dan pihak pihak desa berencana mengadakan pertemuan terkait masalah air.

“Insyaallah ada perhatian dari pemerintah setempat. Karena repot sekali kalau tidak ada air begini, apalagi kita jualan  begini,” ujar Asma.

Ibu paruh baya ini mengaku harus mengambil air dari rumahnya atau menampung air hujan untuk keperluan cuci piring dan air bersih. (*)

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas