Home Morowali

Warga Desa Nambo Jalani Rapid Test

128
Salah satu warga menjalani Rapid Test di Desa Nambo, Kecamatan Bungku Timur, Morowali, Jumat (22/05/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Murad Mangge)
  • Hasilnya Non-Reaktif

Morowali, Metrosulawesi.id – Sedikitnya 160  warga yang berdomisili di Desa Nambo, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali,  menjalani pemeriksaan Rapid Test dari petugas Covid-19, Jumat (22/05/2020).

Rapid Test sendiri bertujuan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat. Sasaran utama tidak hanya dikhususkan warga Nambo namun juga warga sekitarnya. Rapid Test di Desa Nambo, merupakan  kegiatan pertama di wilayah Kecamatan Bungku Timur.

Ketua DPRD Morowali, Kuswandi, yang hadir menyaksikan kegiatan,  menjelaskan Rapid Test massal tahap I di Desa Nambo, sasaranya adalah orang-orang di kampung yang baru pulang dari berpergian ataupun  tugas.

“Termasuk sekitar 20-an karyawan PT IMIP yang berdomisili di Desa Nambo dan beberapa warga kampung tetangga,’’ jelas Kuswandi.

Diungkapkan Kuswandi, 160 peserta yang menjalani pemeriksaan berdasarkan Rapid Test, hasinya semua tidak menunjukan gejala Covid-19 atau di nyatakan Non-Reaktif atau Negatif. Rapid test dilakukan dengan bantuan dari petugas tim medis Covid-19 Puskesmas Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur.

Kuswandi yang juga salah satu putra asal Desa Nambo,  menghimbau kepada masyarakat secara umum khususnya di Desa Nambo, untuk selalu meningkatkan kewaspadaannya dalam pencegahan Covid-19.

“Hasil Rapid Test tidak terlepas dengan kedisiplinan masyarakat menjalankan saran protokol kesehatan. Termasuk kerjasama semua pihak,” papar Kuswandi.

Ditempat yang sama Kepala Desa Nambo, Sumbe Sahami, menuturkan,  Rapid Test besar sekali nilainya buat masyarakat. Karena bertujuan untuk keamanan warga dalam mencegah virus Covid-19 secara umum.

“Terima kasih kepada Ketua DPRD Morowali atas gagasan dan partisipasinya sehingga kegiatan ini terselenggara ,’’ pungkas Sumbe. (*)

Reporter: Murad Mangge

1 COMMENT

  1. Jika hasil rapid tes warga Desa Nambo negatif, itu artinya sholat Idul Fitri bisa di laksanakan. Pertanyaannya apakah di izinkan untuk gelar sholat Id..?

Ayo tulis komentar cerdas