Kantor Perwakilan BEI Sulawesi Tengah yang berlokasi di Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tengah akan kembali menyelenggarakan program edukasi pasar modalnya yang menjadi program reguler setiap bulan yakni Sekolah Pasar Modal.

Berbeda dengan sebelum-sebelumnya, Sekolah Pasar Modal kali ini dilakukan secara daring untuk mematuhi protokol pencegahan penyebaran covid-19 yang saat ini melanda Kota Palu, Jumat, 15 Mei 2020.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Perwakilan BEI Sulteng, Dendy Faizal Amin, melalui gawai, Senin (11/5/2020). Menurutnya, BEI Sulteng akan menggunakan fitur live Microsoft Teams, dimana berbeda dengan yang biasa digunakan orang pada umumnya. Microsoft Teams ini tentunya untuk menjaga kerahasian data dimiliki supaya tidak disalah gunakan.

“Kami membatasi pendaftaran, hanya 20 orang saja untuk maksimalisasi penyerapan materi-materi dasar investasi saham pasar modal, kita yakin akan optimal,” ucap Dendy.

Dirinya juga menambahkan, untuk calon peserta yang ingin mendaftarkan diri, langsung saja klik pada link URL searching google bit.Iy/daftarspmonlinepalu dan lanjutkan cara-cara sesuai petunjuk.

“Peserta nantinya akan mendapatkan langsung e-sertifikat dan tapcash bagi tiga pendaftar pertama. Peserta nantinya akan langsung mendapat akun dan rekening bursa efek yang bisa digunakan untuk melakukan transaksi pembelian saham,” ujarnya.

Ia juga turut berkomentar terkait konstalasi pasar modal ditengah pandemi covid-19, menurutnya saat ini Kota Palu atau Sulteng termasuk yang terdampak. Namun, dengan upaya terus menerus dari aspek edukatif, pihaknya bersiap untuk menggenjot investor-investor baru dan tentunya kalangan milenial.

“Kita upayakan terus edukasi, paling tidak persiapan untuk hal yang lebih baik kedepan usai pandemi ini, yakinlah, setelah pandemi ini, saham-saham dilantai bursa akan kembali membaik,” tuturnya

“Apalagi yang memang saham secara fundamental sudah bagu, pasti akan langsung melejit, sekarang momennya untuk belanja banyak saham, sehingga ketika melejit akan langsung mendapatkan benefit,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas