Home Buol

PSBB, Buol Siapkan JPS bagi 27 Ribu KK

183
dr Amiruddin Rauf. (Foto: Ist)
  • dr Rudi: Anggarannya Rp37 Miliar Lebih

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Buol sudah siap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah itu. Termasuk di antaranya kesiapan menggelontorkan dana untuk program jaringan pengaman sosial (JPS).

“Total dana yang disiapkan untuk JPS itu mencapai Rp 37 miliar lebih bersumber dari APBN, APBD Kabupaten Buol dan dana desa,” kata Bupati Buol, dr Amiruddin Rauf kepada Metro Sulawesi, Ahad 10 Mei 2020.

Dihubungi via telepon, bupati yang akrab disapa dr Rudi itu mengatakan, anggaran JPS sebesar Rp37 ribu miliar lebih itu akan diperuntukkan kepada 27 ribu lebih kepala keluarga (KK), yang berhak menerima jaring pengaman sosial.

Bupati mengatakan, pelaksanaan PSBB tersebut akan diatur secara teknis melalui peraturan bupati (Perbup).

“Sekarang ini, perbup-nya sudah dibuat—sudah diajukan ke bapak gubernur. Insyaallah, hari Senin bapak gubernur lihat,” jelasnya.

PSBB lanjutnya, baru bisa dilaksanakan bila Perbup tersebut sudah disahkan oleh Gubernur Sulteng.

“Kalau aturannya sudah disahkan, kita bisa jalan,” ujar dr Rudi.

Saat ini kata Bupati Rudi, pihaknya gencar melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat untuk penerapan PSBB tersebut. Masyarakat diberi pemahamanan bahwa PSBB tidak sama dengan lock down.

Lockdown katanya, masyarakat tidak bisa sama sekali melakukan aktivitas. Sementara dalam masa PSBB, masyarakat masih bisa melaksanakan aktivitas. Hanya saja ada pembatasan-pembatasan yang harus dipatuhi masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyetujui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah untuk percepatan penanganan Covid-19 di daerah itu.

“Usulan Pemerintah Buol untuk PSBB sudah kami setujui hari ini, tinggal dilaksanakan oleh pemerintah daerahnya,” kata Menkes Terawan Agus Putranto dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, Ahad dini hari.

Keputusan tersebut telah ditetapkan Menkes 9 Mei 2020 melalui Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/300/2020.

Menkes menjelaskan kasus Covid-19 di Kabupaten Buol telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus yang signifikan.

PSBB di Kabupaten Buol ditetapkan setelah dilakukan proses kajian epidemiologi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial, ekonomi, serta aspek lainnya oleh tim teknis.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Buol wajib melaksanakan PSBB dan secara konsisten mendorong serta menyosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

PSBB tersebut dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran.

Dalam pelaksanaan PSBB tersebut Pemerintah Kabupaten Buol mengoordinasikan persiapan anggaran dan operasionalisasi jaring pengaman sosial di wilayahnya.

Berdasarkan data dari Pusdatina Covid-19 Sulteng, jumlah positif Corona di Buol hingga Ahad 10 Mei 2020, sudah mencapai 37 kasus. Mereka kini dirawat di ruang isolasi di Rusunawa Buol. Total kasus Corona secara keseluruhan di Sulteng sebanyak 83 kasus.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas