Ahmad Fahmi Pettalongi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Seksi Transportasi, Perlengkapan dan Akomodasi, Kanwil Kemenag Sulteng, Ahmad Fahmi Pettalongi, mengungkapkan, menghadapi musim haji  1441 H/ 2020 M, Asrama Haji Transit Palu saat ini tengah berbenah.  

“Yang kami benahi saat ini adalah terkait layanan fasilitas akomodasi, konsumsi, dan transportasi,” ungkap Ahmad, melalui ponselnya, Selasa, 5 Mei 2020. 

Menurut Ahmad, untuk layanan akomodasi, ada penambahan beberapa tempat tidur pada setiap gedung, bahkan tempat tidur yang tidak layak pakai semua diganti.

“Demikian pula dengan fasilitas air, mulai dari penggantian pompa, perbaikan pipa, serta keran air. Termasuk pembenahan aliran listrik, lampu, sound system, AC dan cadangan genset sewaktu-waktu aliran PLN mati,” katanya. 

Selain itu kata Ahmad, kendaraan operasional pengangkut barang juga dibenahi, Asrama Haji Transit Palu memiliki sembilan gedung dengan daya tampung 464 orang. Dengan rincian gedung Namira berkapasitas 84 orang, Jabal Tsur 48, Jirana 60, Jabal Rahmah 60, Mina 40, Jabal Nur 48, Makkah 44, Aziziah 10 dan Madinah 70 orang.  

“Masing-masing kamar di lengkapi kamar mandi, WC, AC dan fasilitas penunjang lainnya. Jika pelaksanaan haji tahun 2020 tetap dilaksanakan, maka sebelum 26 Juni 2020, sesuai jadwal nasional pemberangkatan jemaah haji dari tanah air menuju Arab Saudi, maka Asrama Haji Transit Palu sudah harus steril dan siap digunakan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulteng, H Lutfi Yunus, mengatakan, untuk manasik haji di masa pademi Covid-19 pemerintah mengalihkanya secara online. Untuk itu, Dirjen Haji Kemenag RI telah menyiapkan panduan atau tutorial manasik online tersebut lewat link haji.kemenag.go.id.

“Kemudian bagi jemaah haji yang berada di daerah terpencil yang tidak miliki android atau terbatas mengakses jaringan internet, disarankan melakukan upaya, misalnya meminjam kepada cucu atau anaknya serta keluarganya yang memiliki sarana online,” ujar Lutfi, melalui ponselnya, Senin, 4 Mei 2020.

Kata Lutfi, peran dari Kepala Kantor Urasan Agama (KUA) di kecamatan sangat diharapkan untuk memberikan bimbingan manasik haji secara online kepada jemaah haji yang tahun ini akan berangkat.

“Selain itu juga manasik haji dapat dilihat lewat siaran TVRI pusat, sebab Dirjen Haji itu bekerjasama dengan TVRI,” jelasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas