Home Ekonomi

BSM Beri Relaksasi Kepada Debitur Terdampak Corona

303
Muhammad Arif Gunawan. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan ruang kepada perbankan untuk memberikan keringanan kredit kepada debitur apabila terimbas dampak virus corona (Covid-19). Untuk itu, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Area Palu juga ikut mengacu pada peraturan tersebut.

“Aturan perbankan itu tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 11/POJK.3/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.Tidak hanya bank umum, bank syariah pun diperbolehkan memberi keringanan pembiayaan,” jelas Area Manager PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Palu, Muhammad Arif Gunawan kepada Metrosulawesi belum lama ini.

Arif mengungkapkan itu sesuai dengan instruksi pemerintah melalui OJK yang diterima Bank Syariah Mandiri. Namun, kata Arif, penerapan kebijakan ini akan dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian bank.

“Kami sudah menyiapkan kebijakan relaksasi melalui restrukturisasi sesuai kondisi dan kemampuan nasabah. Sehingga dapat melewati krisis ini secara bersama-sama,” ungkapnya.

Menurutnya, pemberian relaksasi ini dilakukan dengan sejumlah ketentuan. Salah satunya relaksasi diberikan bagi debitur yang sulit memenuhi kewajiban kepada bank karena terdampak pada sektor ekonomi khususnya UMKM.

“Begitu pula dengan pekerja informal yang mana sumber pendapatan juga terdampak, maka dari itu kami akan berikan keringanan pembayaran angsuran. Kita sudah terapkan ke kantor cabang kami di Sulawesi Tengah,” katanya.

Ia memperkirakan kurang lebih ada sekitar 5% dibawah total debitur Bank Syariah Mandiri Area Palu yang layak mendapatkan relaksasi dan restrukturisasi pembayaran angsuran.

“Kalau mau dihitung paling presentasinya tidak begitu banyak hanya 5% saja debitur kita yang mengajukan dan sudah lumayan yang melaporkan ke Kantor,” jelasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas