Home Morowali

10 WNA di Morowali Sudah Dipulangkan

PULANGKAN WNA - Dandim 1311/Morowali bersama Kadis Dishub Saat Memberi Keterangan Kepada Wartawan di Jalur Pos Penanganan Covid-19 di Desa Buleleng Bungku Pesisir, Sabtu malam 18 April 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Murad Mangge)

Morowali, Metrosulawesi.id – Komandan Kodim (Dandim) 1311/ Morowali Letkol Inf Raden Yoga Raharja mengugkapkan, sepuluh orang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang datang dari Morosi Sulawesi Tenggara, memasuki Kabupeten Morowali dan Morowali Utara (Morut) semuanya telah dipulangkan.

Sebelumnya diketahui sepuluh WNA ini berangkat dari Morosi untuk menuju perusahaan PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morut.Rombongan WNA masuk melalui jalur pos penjagaan Covid-19 di Desa Buleleng Kecamatan Bungku Pesisir Kabupaten Morowali.

“Jadi, sepuluh WNA orang yang semua laki-laki,tersebut sudah kita pulangkan ketempat asalnya di Morosi,” terang Dandim kepada sejumlah wartawan saat memimpin pelepasan rombongan sepuluh WNA di Buleleng,Sabtu 18 April malam.

Dalam menunggu proses pemulangannya,ungkap Dandim sepuluh orang WNA di isolasi atau menjalani masa karantani di perusahaan tempat tujuannya di Morut.Di Morowali maupun di Morut, para WNA juga langsung diperisksa oleh tim medis Covid-19.

“Hasil tes dari tim medis mematikan  kondisi tubuh sepuluh WNA aman atau Negativ virus Covid-19,”ujar Dandim.

Tindakan pemulangan,sambung Dandim,sudah merupakan komitmen awal disertai adanya instruksi atasan atau pimpinan pusat agar sepuluh WNA dipulangkan.Pemulangan dikoordinasikan ke pemerintah Morowali dan Morut termasuk pihak perusahaan.

“Pemulangan sepuluh WNA sudah di koordinasikan kepada bupati,kapolres dan seluruh instansi-instasi terkait baik di Morowali maupun Morut. Kembali ingin saya sampaikan, kejadian lolosnya sepuluh WNA bukan unsur kesengajaan. Namun kejadian ini hanya masalah miskomunikasi dilapangan saja,” ujar Dandim.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan daerah Morowali Moh Rizal Baduddin mengatakan bahwa Kabupaten Morowali bukan daerah tujuan utama oleh sepuluh WNA,tapi Morut. Kemudian dalam proses melintas dari Morowali ke Morot sepuluh WNA benar-benar dijaga agar tidak berinteraksi dengan penduduk.

“Mereka diawasi secara ketat.Sekiranya tidak perlu ada kekhawatiran. Dan memang, lolosnya sepuluh WNA kejadian ini hanya masalah miskomunikasi dilapangan,” ungkap Kadis Perhubungan yang ikut mendampingi Dandim saat pelepasan rombongan sepupuh WNA. Perlu diketahui proses pelepasan rombangan WNA di pos penanangan Covid di Desa Buleleng berjalan dalam keadaan aman. Pelepasan rombongan juga di saksikan para petugas yang sedang berjaga. Tak ketinggalan sejumlah awak media.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas