Home Parigi Moutong

Tahsan Ditemukan Tewas Tersangkut Batu Karang

247
Jenazah korban Tahsan, nelayan yang hilang melaut di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Parimo, dievakuasi ke rumah duka, Minggu (12/04/2020). (Foto: Ist/ Humas Basarnas Palu)
  • Basrano: Terima Kasih Semua Pihak Yang  Membantu Pencarian Korban

Parigi, Metrosulawesi.id – Tim gabungan SAR akhirnya menemukan nelayan yang hilang saat melaut  melaut di Perairan Teluk Tomini,  Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Tahsan (39) warga  Desa Afulua, Kecamatan Parigi Utara, ditemukan sudah tidak bernyawa lagi, Minggu (12/04/2020) pagi.

Tahsan ditemukan sekitar pukul 09.30 Wita oleh tim sektor satu yakni tim SAR gabungan  yang bertugas penyelaman. Petugas melakukan penyelaman di sekitar penemuan perahu korban pertama kali ditemukan.  Tahsan ditemukan petugas penyelam di kedalaman kurang lebih 29 meter.

Kepada Basarnas Palu, Basrano melalui WhatsApp kepada Metrosulawesi.id, menuturkan, tim penyelam menemukan korban dengan posisi tersangkut batu karang.

Tim penyelam SAR Gabungan mengevakuasi korban yang tersangkut di batu karang. (Foto: Ist/ Humas Basarnas Palu)

‘’Saat ditemukan, korban tersangkut batu karang. Petugas melepas kaitan celana  yang tersangkut batu karang  dan selanjutnya mengevakuasi ke permukaan laut,’’ terang Basrano sembari menambahkan, korban usai dievakuasi ke pantai langsung diserahkan ke keluarga di rumah duka.

Dengan ditemukannya korban, kata Basrano,  maka operasi SAR yang melakukan pencarian selama tiga dinyatakan selesai.  Unsur SAR yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Parimo, Polsek Parigi Utara, Pos Pol Air, Pos Al Parigi, TNI AD, Damkar, BPBD, Satpol PP, Tagana, Potensi SAR Parimo dan masyarakat setempat kembali ke kesatuannya masing-masing.

‘’Terima kasih kepada semua pihak yang dari hari  pertama hingga hari ini telah membantu dalam proses pencarian terhadap saudara kita.  Semoga kita semua dalam lindungan Tuhan YME dan untuk keluarga korban kami turut berduka cita semoga keluarga diberi ketabahan,’’ tutup Basrano. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas