Home Hukum & Kriminal

Komplotan Curas Diringkus, Tiga Ditembak, Satu Tewas

444
Kapolres Palu, AKBP H. Moch Sholeh S.IK, saat menunjukan senjata tajam jenis badik, yang digunakan pelaku saat beraksi.(Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Korban Aksi Pelaku Yakni Siswa SMP di Jalan Sungai Lewara dan Perampokan di Tatanga

Palu, Metrosulawesi.id – Empat  kawanan pencurian dengan kekerasan (curas) di Wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, diringkus tim Resmob Polres Palu dan Polsek Palu Barat, Dari empat  tersangka, tiga terpaksa di dor petugas saat diringkus, dan satu orang pelaku yang diduga otak komplotan tewas, Kamis (02/04/2020).

Pelaku Adi (47) warga asal Sulawesi Selatan, yang tewas ditembak petugas lantaran berusaha merampas senjata api milik petugas saat penggrebekan di salah satu rumah warga di Desa Watatu, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala. Sedang dua pelaku lainnya di dor petugas lantaran berusaha kabur saat digrebek di Jalan Panglima Polem, Palu Timur dan satu pelaku di dor saat berusaha kabur ke Sulawesi Barat.

Jenazah Adi, otak pelaku aksi curas di Kota Palu, saat ini masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Palu. Sedang tiga tersangka lainnya, yakni, Praditya alias Adit (23), warga Kota Palu, Halim alias LIM(23) warga Kota Palu, serta Eko alias Budi (23) warga Palu. Ketiganya tengah menjalani pemeriksaan petugas penyidik guna pengembangan kasus.

Pelaku komplotan curas yang ditembak petugas. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Sekadar mengingatkan, aksi komplotan Adi Cs, yang yang sering beraksi di Wilayah Kota Palu. Dalam aksi para pelaku tidak segan-segan menyerang para korbannya dengan senjata tajam. Terakhir aksi mereka yang bikin geger warga Palu yakni saat beraksi di Jalan Sungai Lewara, Palu Barat, Minggu (29/03/2020) lalu, Akibat aksi komplotan tersebut, FH (15), siswa salah satu Sekolah Lanjutan Pertama (SMP) di Palu Barat, tewas dengan empat tikaman di badan. Korban  tewas dibacok  pelaku lantaran berusaha mempertahankan handphone yang dirampas para pelaku.

Kapolres Palu, AKBP H. Moch Sholeh S.IK , kepada sejumlah wartawan saat jumpa pers di Mapolres Palu, Jumat (03/04/2020), mengungkapkan, penangkapan komplotan curas di Kota Palu, berawal dari laporan atas kejadian curas terhadap siswa SMP di Sungai Lewara.

‘’Dari laporan kejadian itu, saya langsung membentuk tim khusus yang beranggotan Resmob Palu dan Polsek Palu Barat. Dari pengembangan, diperoleh satu nama pelaku. Dan petugas melakukan penangkatan di Jalan Panglima Polem,’’ ujar Moch Sholeh.

Dari pengembangan penangkapan Adit itulah, kata Kapolres Palu, terungkap identitas dan keberadaan pelaku-pelaku lainnya. Termasuk otak dari aksi curas yang mengakibatkan tewasnya FH di Jalan Sungai Lewara.

‘’Tidak ingin pelaku lainnya kabur, petugas saya perintahkan langsung bergerak memburu para pelaku, Hasilnya, satu pelaku kembali diringkus. Budi dalam komplotan curas bertindak sebagai penjual barang hasil kejahatan komplotannya,’’ terang Moch Sholeh, sembari menambahkan dari interogasi Budi, petugas mendapat info dua pelaku Halim  dan Adi menuju ke Sulawesi Barat.

Lanjut Kapolres Palu, pengejaran terhadap Halim dan Adi terus dilakukan petugas dengan berkordinasi dengan petugas di Pos Perbatasan Sulteng dan Sulbar. HAsilnya dari razia, Halim berhasil diringkus setelah di dor petugas, sedang Adi berhasil lolos dan kabur.

‘’Tim kami di lapangan  terus memburu pelaku. Adit yang merupakan otak komplotan berhasil terlacak persembunyiannya. Saat itu juga petugas langsung mengepung rumah warga di Desa Watatu, Kecamatan Banawa, yang dijadikan tempat persembunyian pelaku,’’ urai Moch Sholeh.

Senjata tajam dan air soft gun yang digunakan pelaku setiap beraksi. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Sekitar pukul 18.00 Wita, petugas yang sudah mengepung rumah yang dijadikan persembunyian Adit langsung digrebek. Saat pengrebekan, Adit bersaua melawan dengan mencoba merampas senkjata api milik petugas.

‘’Pelaku melawan dan berusaha merampas senjata api milik anggota. Tidak ingin berakibat fatal bagi anggota, pelaku dilumpuhkan dengan tembakan tepat mengenai dada dan tewas ditempat,’’ ungkap Moch Sholeh.

Dari pengungkapan ini, petugas mengamankan barang bukti berupa Satu unit HP merk Vivo Z1 warna Biru, satu unit HP merk Xiaomi redmi note8  warna biru, dua unit sepeda motor, senjata jenis Air Soft Gun, sebilah keris dan sebilah badik. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas