Bupati Morowali Utara (Morut), Ir. Aptripel Tumimomor MT. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Dikebumikan di Pemakaman ASN Gowa, Pendampingnya Jalani Isolasi Mandiri  

Morut, Metrosulawesi.id – Kepastian penyebab wafatnya Bupati Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah, terjawab. Tim  medis RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan,  memastikan sampel swab Bupati Morut  Aptripel Tumimomor MT positif terpapar virus Covid-19.

‘’Dari hasil swab yang dilakukan, Bupati Morut dinyatakan positif Covid 19,’’ kata Camat Petasia Gatot Seuailo E Budianto kepada media Sabtu (04/04/2020) dini hari.

Gatot menyebutkan,  kabar tentang hasil webs terhadap Bupati Morut,  resmi dirilis atas permintaan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Morut, Herry Pinontoan SSTP.

”Hasil webs-nya sudah keluar pagi hari, sekitar pukul 10.00 Wita. Tapi baru jam sekarang resmi di publish,’’ jelas Gatot.

Adanya hasil webs tersebut, lanjut Gatot, informasi  itu selanjutnya disebarkan ke pihak TNI dan Polri.

“Kapolsek Petasia saat ini sudah berada di rujab untuk sterilisasi lokasi,” ujar Gatot sembari menambahkan jenazah Bupati Morut  Aptripel Tumimomor sudah  dikebumikan di Pemakanan Aparatur Sipil Negara (ASN), Kabupaten Gowa,  Sulawesi Selatan, Jumat (3/04/2020) pagi.

Sekretaris Kabupaten Morowali Utara, Ir Musda Guntur MM, menegaskan pemakaman jenazah almarhum Aptripel di Gowa disesuaikan dengan protap penanganan Covid-19.

Pernyataan hal itu dikemukakan Musda untuk meluruskan keterangan pers Kepala Biro Humas Pemprov Sulawesi Tengah, yang menyebutkan pemakaman di Pemakaman ASN  atas permintaan pihak keluarga almarhum Aptripel.

“Tanpa menunggu positif atau negatif, jenazah almarhum Bupati Morut langsung dikebumikan di Gowa, keluarga hanya menerima saja. Tindakan itu sesuai protap penanganan Covid-19, ” tegas Musda.

Sementara itu, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Morowali Utara, dr Daniel Winarto MBiomed SpPD, memastikan pihaknya belum menerima informasil terkait hasil test swab almarhum Aptripel.

Prosesi pemakaman Bupati Morowali Utara di Pemakaman ASN Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Ist/Dok. warta9.com)

“Saya belum dapat informasi tentang  hasil pemeriksaan dari Makassar,” tuturnya.

Diungkapkan Daniel, para pendamping almarhum Aptripel saat dirujuk ke Makassar, saat ini menjalani isolasi mandiri setelah di-rapid test. Termasuk dr Zwingly yang turut dalam rombongan tersebut.

“Jumlah pasti yang mengantar pak Bupati saya kurang tau, namun mereka menjalani isolasi mandiri dan rapid test,” ungkap Daniel.

Di wartawakan sebelumnya, Bupati Morut, Ir. Aptripel Tumimomor MT, menghembuskan nafat terakhirnya di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Kamis (2/4/2020) malam sekitar pukul 23.30 Wita.  

Sebelumnya wafat,  30 menit sebelumnya, Aptripel dipindahkan dari Siloam Hospital Makassar. Sebelum dirujuk, Aptripel sempat dirawat beberapa jam di RSUD Kolonodale dengan diagnosa udem paru akut pasca menderita demam dengue.

“Sekitar jam 10.30 Wita, bapak Aptripel  dipindahkan dari rumah sakit Siloam ke rumah sakit Wahidin. Bapak kemudian wafat sekitar pukul 23.30 Wita  malam itu,” tulis salah satu ajudan Bupati Morut melalui pesan singkat WhatsApp.

Sekitar pukul 05.00 subuh, jenazah Aptripel selanjutnya dibawa ke pemakaman ASN di Gowa. Satu jam kemudian jenazah Bupati Morut dikebumikan.

“Dari rumah sakit Wahidin ke Gowa sekitar jam lima, pemakaman dilaksanakan tepat jam enam pagi,” papar Cristofel.

Ia juga informasi yang menyebutkan makam almarhum Aptripel akan dipindahkan ke Morut, apabila test swab hasilnya negatif Covid-19.

Sebelum terpilih sebagai Bupati, definitif pertama di Morut, Aptripel adalah salah satu pengusaha jasa konstruksi terkenal di Makassar. Pria kelahiran Kolonodale 3 April 1966 pernah pula mengabdikan diri sebagai Dosen Tehnik di Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas