LOKASI - Inilah lokasi pembangunan Huntap Satelit Petobo, yang rencananya akan dibangun oleh Kementerian PUPR sebanyak 700 unit. (Foto: Metrosulawesi/ Firmansyah Badjoki)

Palu, Metrosulawesi.id – Hunian Tetap (Huntap) Satelit Petobo akan dibangun apabila dalam kondisi clear and clean, dengan kata lain tidak ada masalah secara legalitas.

Demikian diungkapkan Kepala Satker Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulteng, Kementerian PUPR, Aksa H Mardani, ditemui wartawan di ruang kerjanya di Jalan Soekarno Hatta Palu, terkait lokasi pembangunan Huntap Satelit Petobo, Senin, 30 Maret 2020.

“Intinya, Kementerian PUPR akan membangun Huntap Satelit Petobo, apabila status lokasinya dalam kondisi clear and clean,” ungkapnya lagi.

Kata dia, hal ini menjadi sangat penting ketika pemindahtanganan kepemilikan lokasi Huntap Satelit Petobo, karena ada potensi risiko hukum didalamnya.

“Sehingga apabila tidak ada penyerahan lahan dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) dan Pemkot Palu, kemungkinan pembangunan Huntap akan digeser ke lokasi pembangunan lainnya,” jelasnya.

Dia mengatakan, hingga saat ini penyerahan lahan belum diterima pihak Kementerian PUPR, namun koordinasi tetap berjalan.

“Kalau koordinasi dengan pemerintah daerah tetap berjalan baik, bahkan kami tiap minggu melakukan rapat,” jelasnya lagi.

Aksa mengungkapkan, pihaknya berencna membangun 700 unit rumah di Huntap Satelit Petobo, dan plot anggaran tidak bermasalah, tetap siap hingga sekarang.

“Tetapi lokasi pembangunan di Petobo belum diserahkan ke pihak Kementerian PUPR,” katanya.

“Makanya, kami tinggal menunggu kepastian lokasinya, apabila tidak ada penyerahannya berarti anggaran bisa dipindahkan ke tempat lain meski bukan  di Petobo,” pungkasnya.

Reporter: Firmansyah Badjoki
Editor: Yusuf Bj

1 COMMENT

Ayo tulis komentar cerdas