dr Nirwansyah Parampasi. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani Sulteng saat ini mengisolasi satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19.

Direktur RSUD Madani Sulteng, dr Nirwansyah Parampasi, menerangkan pasien dengan jenis kelamin laki-laki dewasa tersebut diisolasi sejak 22 Maret 2020.

‘’Pasien datang ke RSUD Madani dengan inisiatif sendiri,’’ ungkap Nirwansyah kepada Metrosulawesi.id, Jumat (27/03/2020).

Pasien dikatakan Nirwansyah, memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Diketahui, Jakarta sudah terlebih dahulu mengumumkan ada pasien positif Covid-19.

Tiba di Palu, pasien kemudian demam tinggi dan batuk-batuk. Menyadari hal tersebut, pasien berinisiatif memeriksakan diri ke RSUD Madani Sulteng.

‘’Dua hari setelah dari Palu, pasien demam tinggi dan sedikit batuk. Pasien sempat berobat ke dokter swasta tapi tidak ada perubahan, makanya dia putuskan memeriksakan diri ke RSUD Madani,’’ terang Nirwansyah.

Penanganan yang dilakukan dengan membawa pasien lamgsung ke ruang isolasi tanpa melewati UGD. Tujuannya agar tidak tercampur dengan pasien lain yang berobat di UGD RSUD Madani.

Dengan kondisi dan riwayat perjalanan tersebut, RSUD Madani memutuskan mengisolasi pasien dengan status PDP 08 Covid-19.

“Tapi sekarang kondisi pasien semakin membaik, tinggal menunggu hasil swab dari Jakarta. Swab-nya sudah kami kirim satu hari setelah pasien diisolasi,” pungkas Nirwansyah. (*)

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas