Home Palu

MUI Palu Imbau Salat Jumat Diganti Salat Zuhur

723
Ketua MUI Kota Palu, Prof. Dr. Zainal Abidin. (Foto: Ist)
  • Meminimalisir Penyebaran Covid-19 di Kota Palu

Palu, Metrosulawesi.id– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, mengeluarkan edaran tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah Covid 19 atau dikenal dengan sebutan Virus Corona. Dalam surat edarannya disebutkan seluruh pengurus dan pengelola masjid serta ummat Islam untuk tidak menyelenggarakan sholat Jumat di masjid,

Ketua MUI Kota Palu, Prof. Dr. Zainal Abidin, dalam edarannya yang  diterima Metrosulawesi.id, menyebutkan, himbauan tidak melaksanakan ibadah Jumat di masjid dan menggantikannya sholat Dhuhur di rumah masing-masing sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Dijelaskan pula, dikeluarkannya edaran ini, MUI Kota Palu, setelah memperhatikan kondisi terkini penyebaran virus Corona di Kota Palu. Terlebih lagi, Gubernur Sulteng, Longky Djanggola, dalam telekonfrence, Kamis (26/03/2020) sore, menyebutkan telah terinfeksi positif satu orang warga Kota Palu.

Selain data terbaru tentang penyebaran virus Corona di Kota Palu, MUI Kota Palu juga merujuk pada Fatwa MUI Pusat, serta Tausiah MUI Sulteng dan Surat Edaran Pemkot Palu, tentang pencegahan dan antisipasi penyebaran virus Corona.

Dari pertimbangan dan rujukan itulah, kata Zainal Abidin, MUI Kota Palu mengeluarkan edaran yang berisikan enam poin. Diantaranya, umat Islam harus menyakini berdasarkan aqidah bahwa wabah Covid-19 adalah musibah atau peringatan dari Allah Swt.

Selain itu,  masyarakat Palu harus turut memberikan dukungan dan menaati imbauan Pemerintah Kota Palu dalam hal meminimalisir penyebaran wabah Covid-19, serta  seluruh pengurus dan pengelola masjid serta ummat Islam untuk tidak menyelenggarakan sholat Jumat di masjid, dan mengantikannya dengan sholat Dhuhur.

Disebutkan pula, selain sholat Jumat, MUI Kota Palu menghimbau, pengurus Masjid dan Mushollah se-Kota Palu, untuk menunda atau tidak menyelenggarakan sholat lima waktu secara berjamaah. Namun murottal, tarhim, dan azan tetap dikumandangkan sebagaimana biasa rutin dilakukan.

Umat Islam Kota Palu, masih dalam edaran MUI Kota Palu,  untuk sementara agar tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang menghadirkan orang banyak, sampai ada pemberitahuan dari pemerintah bahwa kondisi telah normal kembali.  

Yang perlu dilaksanakan oleh Umat Islam disaat kondisi saat ini,  setiap salat Fardhu melakukan qunut nazilah, berdzikir, dan memperbanyak doa kepada Allah Swt. (*)

Reporter: Moh Fadel

Ayo tulis komentar cerdas