drg Herry Mulyadi. (Foto: Ist)
  • Satu Asal Mamuju Utara, Diduga Baru Pulang Umrah

Palu, Metrosulawesi.id – Status pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 alias virus corona yang dirawat di ruang isolasi RSU Anutapura bertambah menjadi enam orang.

“Baru-baru ini dan kemarin kami mengalami ketambahan empat pasien status PDP, sehingga jumlah saat ini sudah enam PDP. Mereka sedang dirawat di RS Anutapura,” kata Plt Direktur Rumah Sakit Anutapura Palu, dr Hery Mulyadi, kepada Metrosulawesi melalui ponselnya, Ahad, 22 Maret 2020.

Hery mengatakan, keempat pasien yang baru masuk itu masih dicurigai, ada indikasi terpapar virus corona.

“Untuk riwayat perjalanan dari dua orang PDP yang baru masuk kemarin, salah satunya rujukan dari Mamuju Utara, diduga satu pasien baru pulang dari Umrah. Namun satu lagi belum diketahui riwayat perjalanannya, sebab datang sendiri secara inisiatif memeriksakan diri ke rumah sakit,” ujarnya.

Hery mengatakan, empat pasien yang baru masuk itu menurut dokter mengalami demam, flu, dan batuk, sehingga pihak RS memasukkannya ke ruang isolasi.

“Ini pertanda bukan dari wilayah kita, tetapi kita tetap rawat,” kata Hery.

Sampai saat ini kata, belum satu pun PDP yang positif Corona. Termasuk dua PDP yang dirawat lebih awal. Ini karena hasil laboratoriumnya belum tiba dari Jakarta.

Kekurangan APD

Hery mengatakan, saat ini kendala RSU Anutapura kekurangan Alat Pelindung Badan (APD) untuk petugas medis, sekarang sudah sangat menipis APD tersebut. Namun kata dia, Pemkot Palu telah menyutujui semua kebutuhan tim.

“Insyaallah Senin besok-red, kebutuhan tim akan dipesan ke penyedia jasa pembuat APD tersebut, alhamdulillah kemarin pak Wali Kota sudah menyutujui semua kebutuhan itu termasuk honor tim,” ungkapnya.

Kata dia, pada Senin besok baru akan diketahui riwayat perjalanan yang baru masuk itu, sehingga belum bisa dipastikan bahwa mereka terindikasi virus corona.

“Kami berharap media sosial maupun masyarakat agar tidak membuli warga yang masuk daftar status PDP, karena belum pasti mereka terpapar Covid-19. Selain itu mohon keluarga pasien agar mematuhi aturan rumah sakit,” ujarnya.

Hery mengatakan, orang yang masuk dalam ruang isolasi tidak boleh di besuk, keluarga pasien harus percayakan kepada dokter atau tim yang menangganinya. Dia menekankan, keluarga pasien tidak maksakan diri menjeguk di ruang isolasi.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas