Farida Lamarauna. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Provinsi Sulteng berkomitmen mewujudkan smart province (provinsi cerdas) di daerah ini. Kepala Diskominfo Provinsi Sulteng, Hj Farida Lamarauna, mengungkapkan pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan smart province.

“Salah satu upaya yang telah kami lakukan melalui kerjasama dengan tiga perguruan tinggi di Kota Palu,” ungkap Farida kepada Metrosulawesi, baru-baru ini.

Dia menjelaskan tiga perguruan tinggi yang telah bekerjama dengan Diskominfo Provinsi Sulteng yaitu Universitas Tadulako, STIMIK Bina Mulia, dan STIMIK Adhi Guna Kota Palu. Kerjasama yang dijalin dalam bidang teknologi informasi salah satunya untuk diseminasi sektor wirausaha dibidang digital (starup).

“Kita sengaja memilih mahasiswa karena mereka-lah yang akan menjadi penerus bangsa,” ucap Farida.

Yang juga terkait samart province, Pemprov Sulteng tengah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya melalui penerapan smart province.

“Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut dari sisi kebijakan telah diterbitkan Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2019 yang mengatur pengadaan dan distribusi bandwith yang dipusatkan di Diskominfo Provinsi Sulteng serta pembangunan dan pengembangan aplikasi pemerintahan yang dilakukan oleh perangkat daerah setelah mendapatkan persetujuan Diskominfo,” ujar Farida.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa keterbatasan anggaran membuat sumber daya manusia khususnya yang berstatus ASN dirasakan masih sangat kurang. Hal ini yang kemudian menjadi dasar dilakukannya workshop tersebut.

Baru-baru ini, Diskominfo Provinsi Sulteng telah menggelar smart province menuju integrasi satu data. Workshop tersebut bertujuan untuk menyampaikan kepada publik atau masyarakat hal-hal yang sudah dilakukan Diskominfo Sulteng dalam mewujudkan smart province. Kemudian untuk menerima masukan para peserta workshop mengenai hal-hal yang harus dilakukan untuk percepatan mewujudkan smart province.

“Tentu juga membuka peluang kerjasama kepada para stakeholder yang merupakan para pemerhati di bidang IT dalam membantu kami dalam mewujudkan smart province,” tandas Farida.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas