Home Ekonomi

Antisipasi Virus Corona, BRI Terapkan SOP

528
Terlihat salah satu karyawan BRI Cabang Palu menggunakan masker saat melakukan aktivitas pelayanan. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id РGuna mengantisipasi mewabahnya virus Corona atau Covid 19,  PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Cabang Palu menerapkan standar operasional pelayanan (SOP) kepada seluruh karyawan.

Hal ini diungkapkan langsung Pimpinan BRI Cabang Palu, Ekwan Darmawan saat dikonfirmasi Metrosulawesi, Selasa (17/3/2020). Ia mengatakan sistem tersebut mulai diberlakukan sejak awal Maret 2020. 

“Namun, pelayanan seperti itu kemarin belum terlalu bertahap karena instruksi baru 2-3 hari terakhir ini diintensifkan, baik dari BI, OJK, maupun jajaran BRI kantor pusat,” ungkapnya.

Ia mengharapkan agar masyarakat memaklumi kondisi saat ini yang mana semakin membahayakan. Dalam hal ini, pihaknya melengkapi peralatan yang sesuai dengan standar kesehatan. Diantaranya, masker, alat thremotermal (pengukur suhu tubuh), sarung tangan, dan hand sanitizer.

“Kami berharap bagi nasabah agar memahami situasi yang kurang nyaman.  Di mana karyawan, teller hingga costumer servis banyak menggunakan masker saat melakukan pelayanan,” harapnya.

Selain itu, para karyawan BRI juga dihimbau agar mengurangi berjabat tangan atau kontak langsung dengan para nasabah yang ingin melakukan transaksi. Ia menjelaskan karyawan BRI saat ini hanya boleh menggunakan komunikasi non verbal dengan nasabah.

“Tetapi, hal itu tidak mengurangi keramahan kita kepada nasabah saat layanan. Hanya saja sekarang ini memakai kode, tak perlu harus bersentuhan langsung dengan nasabah,” ujarnya.

Disamping itu, pihaknya juga membatasi perjalanan bagi direksi ke luar daerah.  Ditambah lagi, beberapa kegiatan besar dari BRI juga ikut dibatalkan. Seperti, Undian semarak Simpedes yang akan dilaksanakan awal April mendatang.

“Kegiatan kita yang berhubungan dengan keramaian banyak ditunda. Tapi, kita tinggal menunggu izin dan melihat perkembangan selanjutnya,” tuturnya.

Diungkapkannya, untuk BRI unit penyediaan alat pengukur suhu tubuh (thremotermal) menjadi kendala.  Namun, pihaknya akan terus berupaya agar alat tersebut bisa ada dan dioperasikan ke berbagai unit.

“Sekarang di sini alat itu sudah habis. Jadi, kemungkinan kita akan minta ke penyedia logistik manajemen BRI yang ada di Jakarta¬† maupun di daerah lain agar unit di Palu juga harus menggunakan alat ini,” ucapnya.

Reporter: Firki Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas