H. Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • Lahan Tersedia, Puluhan Sekolah akan Direlokasi

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, mengingatkan, pihak sekolah yang berada di lokasi zona merah untuk tidak membangun kembali bangunan sekolahnya di lokasi tersebut. 

Ansyar mengaku, saat ini Disdikbud Palu sementara berkoodinasi serta melakukan komunikasi dengan Balai PUPR yang bertanggungjawab dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan sekolah.

“Dalam waktu dekat ini akan ada informasi terkait kegiatan Rehab-Rekon khusus sekolah,” ungkap Ansyar, melalui ponslenya, Minggu, 8 Maret 2020.

Menurut Ansyar, saat ini Pemerintah Kota Palu juga berupaya untuk mencari lahan untuk pembangunan sekolah yang berada di zona merah.

“Dari data yang ada, sekitar 20 sekolah di Palu terdampak zona merah, namun sebagian sekolah itu sudah akan direlokasi, karena menurut informasi, lahannya sudah tersedia, seperti di Talise dan Petobo,” ujar Ansyar. 

Ansyar mengatakan, pembangunan sekolah di beberapa lahan akan melalui tahapan perencanaan, dengan mengundang pihak sekolah, komite, dan lainnya, setelah itu baru proses pembangunan.

“Insyaallah tahun ini yang akan membangun itu adalah Balai PUPR, sebab mereka yang punya peran dalam tahap rehab-rekon sekolah,” katanya.

Ansyar berharap, sejumlah sekolah yang berada di zona merah dapat bersabar, karena proses ini menunggu dulu koordinasi dari Balai PUPR.

“Kami akan terus melakukan komunikasi dengan Balai PUPR, dalam hal rehab-rekon pembangunan sekolah yang berada di zona merah untuk di relokasi,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas