Home Sulteng

Tahun ini, Dispusarda Sulteng Target Bangun Gedung Arsip

201
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dispusarda Sulteng, Yudiawati Vidiana foto bersama pegawai lainnya. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Dispusarda Sulteng, Yudiawati Vidiana, megatakan, ada beberapa regulasi yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Dispusarda Sulteng, khususnya bidang Kearsiapan. Ke depan, pihaknya tidak hanya menargetkan meraih penghargaan nasional memuaskan namun sangat memuaskan, dan hal itu memerlukan perbaikan di segala bidang.

“Olehnya itu ada beberapa hal yang harus kita kerjakan, diantaranya  berkaitan dengan Perda Kearsipan yang belum final. Olehnya itu, di tahun ini rencananya Perda itu akan diselesaikan, karena di akhir tahun kemarin kami sudah melakukan kaji banding ke DKI Jakarta,” ujar Yudiawati, di kantornya, belum lama ini.

Selain itu, Yudiawati mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan Pergub pemusnahan, serta keamanan arsip, dan tidak kalah pentingnya saat ini adalah pembangunan Gedung Arsip.

“Kami di sini belum mempunyai tempat untuk depo penyimpanan kearsipan, karena kami itu sebenarnya harus menarik semua arsip-arsip yang ada di OPD atau di kabupaten/kota yang kaitannya dengan arsip statis, arsip yang pengunaannya di atas satu tahun dan dianggap sangat penting,” jelasnya.

Contoh arsip statis, kata Yudiawati, arsip pendirian provinsi Sulteng, arsip pendirian OPD, bahkan anggota DPRD, semua nama-namanya harus ada di kantor Kearsipan.

“Semua arsip itu sebenarnya kita sudah punya, tetapi belum banyak, kami belum berani menarik arsip-arsip statis dari OPD dan pemerintah kabupaten/kota karena tempat kami tidak memadai. Kami, pada 2016 pernah bermohon kepada Pak Gubernur untuk dibantu pembangunan kantor arsip ini, sehingga punya tempat penyimpanan tersendiri,” jelasnya.

Yudiawati mengungkapkan, Pemprov Sulteng telah memberikan lahan kepada bidang kearsipan di STQ, dan sudah dilakukan perencanaan pembangunan gedung khusus kantor arsip pada 2017, namun sampai sekarang belum terealisasi.

“Bahkan target saya tahun depan ini sudah bisa dibangunkan Gedung Arsip itu, karena di tahun ini pemerintah daerah memberikan jawaban ke kami, bahwa semua anggaran dialihkan untuk pelaksanaan Pilkada,” ujarnya.

“Saya sudah bertemu dengan pak Gubnernur, dan juga Ketua DPRD Sulteng Nilam Sari Lawira, dan beliau siap membantu. Insyaallah target ini bisa tercapai di tahun depan,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas