Ketua kontingen PASI Sulteng, Warsita S.Pd MM bersama atlet peraih medali perak, Supriadin. (Foto: Ist/ Warsita)
  • Hari Terakhir, Empat Pelari Sulteng Berebut Medali-Tiket PON XX

Mimika, Metrosulawesi.id – Harapan merebut satu tiket ke PON XX di hari kedua Kejuaraan Atletik Papua Open 2020, yang berlangsung di Stadion Sport Center Mimika, Papua, Jumat (28/020/2020) gagal dipenuhi kontingen PASI Sulteng. Sandi yang turun di nomor 400 putra, hanya menempati peringkat empat dengan cacatan waktu terbaiknya 50.14 detik.

Meski menempati peringkat keempat pada babak final 400 meter putra, cacatan waktu yang diperoleh Sandi tidak menyamai limit waktu PON 49.00 detik. Dengan hasil ini, kontingen PASI Sulteng baru meloloskan satu atletnya yakni Supriadin yang sukses meraih perak pada nomor 100 meter putra.

Hasil Kejuaraan Atletik Papua Open 2020 hari kedua yang diterima Metrosulawesi.id, menyebutkan, atlet atletik Sulteng, Sandi, pada babak penyisihan 400 meter putra, turun di seri keempat, masuk finis di urutan kedua dengan catatan waktu 50.90 detik. Di posisi pertama ditempati atlet Krisdianto M, asal TC PON/Pelatda  dengan catatan waktunya 49.83 detik.

Di babak final, delapan atlet tampil memperebutkan medali emas. Dari delapan atlet yang lolos ke final, tiga atlet diantaranya  asal kontingen Nusa Tenggara Barat (NTB), Sedang lima atlet lainya masig-masing, tuan rumah (Papua), Papua Barat, Mimika, Jawa Timur dan atlet Sulteng Sandi.

Sandi yanag berada di lintasan dua, memasuki 200 meter, mampu sejajar dengan tiga atlet unggulan dari Jatim dan NTB. Memasuki 300 meter, pelari asal Jatim meninggalkan pelari-pelari lainnya. Jelang finis, Sandi adu kecepatan dengan Adrian asal NTB, Sayang, usaha Sandi masuk finis ketiga gagal.

Di nomor 400 meter putra, tampil juara pertama Selamet Rizki dari PASI Jatim dengan catatan waktunya 48,69 detik, kedua diraih Krisdianto M dari TC PON/Pelatda 49.15 detik,  dan posisi ketiga diraih Adrian dari NTB dengan catatan waktu 49,67 detik. Sementara Sandi harus puas di posisi ke empat dengan catatan waktu terbaiknya 50,14 detik.

Ketua Kontingen PASI Sulteng, Muhammad Warsita S.Pd MM kepada Metrosulawesi,id mengatakan, peluang kontingen PASI Sulteng meraih medali dan tiket PON XX masih terbuka lebar. Di hari ketiga (terakhir), empat atlet Sulteng masih berlaga pada nomor 200 meter (Sandi, Supriadin, Daniela) dan 3.000 meter atlet Noveldy.

‘’Isnya Allah, hari terakhir, empat atlet kita yang berlomba dapat mempersembahkan medali sekaligus lolos ke PON XX Papua,’’ ujar Warsita. (is)

Ayo tulis komentar cerdas