Home Poso

Wujudkan Pariwisata Yang Berkualitas di Poso

154
FOTO BERSAMA - Kadispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, saat foto bersama dengan sejumlah peserta kegiatan Sosialisasi Pengembangan Kepariwisataan bagi SDM Aparatur Kabupaten, Kecamatan dan Desa di Kabupeten Poso, Senin, 24 Februari 2020. (Foto: Ist)

Poso, Metrosulawesi.id – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Sosialisasi Pengembangan Kepariwisataan bagi SDM Aparatur Kabupaten, Kecamatan dan Desa di Kabupeten Poso, Senin, 24 Februari 2020.

Kegiatan itu mengusung tema “Melalui SDM Aparatur di Kabupaten, Kecamatan, dan Desa Kita Wujudkan Pariwisata Yang Berkualitas dan Berdaya Saing”.

Mewakili Gubernur, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, mengatakan, nilai penting dan kontribusi pariwisata memiliki dimensi yang luas, tidak hanya secara ekonomi, namun juga secara politik, budaya, kewilayahan dan lingkungan.

“Secara ekonomi sektor pariwisata memberikan kontribusi nyata dalam perolehan devisa negara, pendapatan asli daerah dan juga pendapatan masyarakat yang tercipta dari usaha-usaha kepariwisataan yang dikembangkan,” kata I Nyoman.

I Nyoman mengatakan, karakter kepariwisataan juga mampu menciptakan beragam mata rantai kegiatan ekonomi, juga terbukti menciptakan lapangan pekerjaan yang luas dan penyerapan tenaga kerja yang tinggi.

“Kita tahu bersama bahwa Sulawesi Tengah terutama Kabupaten Poso memiliki potensi yang demikian besar terutama potensi daya tarik wisata alam, daya tarik wisata budaya, dan memiliki warisan sejarah megalitikum serta memiliki flora dan fauna yang masih terjaga habitat nya, semua potensi ini tersebar di Kecamatan dan Desa yang berada diwilayah Poso,” ujarnya.

Kata I Nyoman, seluruh potensi daya tarik itu jika direncanakan dan dikelola dengan baik, akan menjadikan satu destinasi yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat itu sendiri. Potensi yang besar ini hanya dapat dimanfaatkan dan dikelola oleh SDM yang handal.

“Untuk mempercepat pertumbuhan wilayah dan mewujudkan desa sejahtera mandiri, maka diperlukan langkah strategis dan terukur dengan konsep desa membangun yang berarti kekuatan untuk membangun desa bersumber pada kekuatan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri,” katanya.

Olehnya itu, kata I Nyoman, salah satu langkah strategis adalah melalui pengembangan pariwisata yakni mendorong pengembangan desa wisata, yang terintegrasi dengan destinasi wisata lainnya diwilayah Kabupaten Poso.

“Pemerintah desa dan warga harus bersinergi menentukan arah pembangunan desa itu sendiri, untuk itu dalam mendorong percepatan pertumbuhan suatu wilayah, dengan konteks desa membangun, tentunya akan melibatkan banyak pihak tidak hanya pemerintah, para profesional, dari dalam desa dan dari luar desa,” katanya.

Olehnya itu, kata I Nyoman, Dispar Sulteng mencoba menggagas dan memfasilitasi pertemuan dengan mengundang aparatur kabupaten, kecamatan, dan desa untuk meningkatkan pengetahuan tentang kepariwisataan.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas