Home Sulteng

Sulteng Kirim Ribuan Sapi ke Kalimantan

193
Murad. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sampai akhir 2019, Sulteng masih mengirim ribuan ekor sapi siap potong ke Kalimantan. Kepala Seksi Produksi dan Pembibitan Disbunak Provinsi Sulteng, Murad, mengungkapkan meski mengirim sapi ke luar, stok di daerahnya dalam keadaan surplus.

“Sulteng masih mengirim-mengirim ke luar Sulawesi. Tahun lalu dihitung hampir 10.000 ekor yang ke Kalimantan, yakni sapi-sapi jantan siap potong atau betina yang sudah tidak produktif,” ungkap Murad di Palu, baru-baru ini.

Dia mengatakan saat ini sejumlah ternak indukan sapi produktif di beberapa daerah yang terkena bencana 2018 lalu, yakni Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), diberi bantuan pakan tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Hal itu dilakukan untuk menunjang target swasembada daging sapi nasional pada 2026 mendatang.

“Untuk Palu, Sigi dan Donggala banyak indukan yang kekurangan pakan, itu kita suplai dengan pakan tambahan. Tahun ini masih ada, khususnya bagi induk-induk produktif. Kalau di kabupaten lain masih tersedia hijauannya,” ujar Murad.

Melalui program nasional Sikomandan (Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri) menuju swasembada daging sapi tahun 2026, Provinsi Sulteng pada tahun 2020 ditarget dapat menggenjot 70.000 kelahiran dari 100.000 indukan produktif, baik melalui kelahiran alami serta melalui inseminasi buatan.

Murad mengaku optimis target tersebut dapat tercapai. Untuk mendukung hal itu, pihaknya saat ini memiliki stok cairan semen (sperma) beku sapi sejumlah 70 ribu dosis, yang merupakan subsidi dari Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang dan Singosari.

“Kalau kita disubsidi lagi sekitar 30 ribu atau 40 ribu, cukup lah untuk capai target. Tapi kalau untuk pengawetnya kita sudah beli sendiri,” tandas Murad.

Sebelumnya diberitakan, Provinsi Sulteng diberi target untuk menggenjot angka kelahiran sapi di daerah ini. Kepala Bidang Peternakan dan Penyuluhan Disbunak Provinsi Sulteng, Semuel Pongsapan, mengungkapkan untuk Sulawesi Tengah tahun ini ditarget kelahiran ternak sapi mencapai 70.000 ekor.

“Kita diberi target 100 ribu indukan yang harus dibuntingkan, masing-masing 30 ribu dengan inseminasi buatan dan 70 ribu kelahiran alami,” ungkap Semuel di Palu, Selasa, 18 Februari 2020.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas