Blangko E-KTP. (Foto: Ist)
  • Haris: Prioritas untuk Pemula dan Ganti Suket

Palu, Metrosulawesi.id – Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali medapat tambahan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulteng, Abd Haris Yotolembah, mengungkapkan tambahan balangko E-KTP sebanyak 8.000 keping.

“Tambahan blangko kami prioritaskan untuk pencetakan E-KTP pemula dan mengganti Suket ke E-KTP,” ungkap Haris kepada Metrosulawesi, Senin, 24 Februari 2020.

Dia mengatakan ribuan blangko tersebut akan didistribusikan ke sejumlah kabupaten yang meminta penambahan. Disebutkan beberapa kabupaten yang akan mendapat jatah diantaranya Sigi, Poso, dan Banggai Laut.

“Kalau Disdukcapil kota sudah banyak kita kasih, makanya untuk kabupaten saja dulu,” ucap Haris.

Haris mengaku pihaknya memprioritaskan E-KTP pemula dan penggantian Suket agar warga bisa menggunakan hak pilih pada Pilkada serentak di Sulteng. Itu artinya, masyarakat yang ingin mengganti fisik E-KTP belum bisa diprioritaskan.

“Kita lakukan itu agar masyarakat pemula seperti pelajar yang telah memenuhi syarat bisa menggunakan hak pilih,” ujarnya.

Mantan Kepala Biro Hukum Setdaprov Sulteng itu menambahkan dalam menggenjot kepemilikan E-KTP, Disdukcapil se-Sulteng melalukan berbagai upaya, salah satunya melalui pelayanan jemput bola.

Layanan jemput bola dimaksud sudah dilakukan Disdukcapil Provinsi Sulteng yang berhasil mencetak ratusan E-KTP pelajar di daerah ini. Layanan jemput bola tersebut menyasar SMAN 1, SMAN 2, dan SMAN 3 di Luwuk, Kabupaten Banggai, dimulai Selasa-Kamis, 18-20 Februari 2020.

Hari pertama di SMAN 1 tercetak E-KTP sebanyak 75 orang, hari kedua SMAN 2 sebanyak 70 orang dan hari ketiga SMAN 3 sebanyak 150 orang. Bersamaan layanan jemput bola, dilaksanakan pula sosialisasi dokumen kependudukan. Peserta yang merupakan pelajar SMAN 3 Luwuk dikatakan antusias mengikuti sosialisasi. Usia sosialisasi tersebut dilanjutkan perekaman dan pencetakan E-KTP kepada 150 orang pelajar. Haris memboyong sekitar 10 petugas lengkap dengan peralatan perekaman dan pencetakan E-KTP.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas