Toko roti Amora Cakery yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman Kota Palu menawarkan promo selama tiga hari. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Dengan membawa konsep yang baru bernuansa islami. Toko roti Amora Cakery kembali membuka cabang kedua di Kota Palu, Rabu (12/2/2020)

Toko baru tersebut sangat membuat pengunjung semakin tertarik. Sebab, lokasinya pun cukup strategis yaitu beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Palu Timur.

Bukan hanya itu, pada pembukaan toko baru Amora Cakery juga memberikan promo diskon selama tiga hari. Tepatnya di hari pertama untuk varian roti isian harga Rp6 ribu dapat potongan setengah harga atau cukup membayar Rp3 ribu saja dan mulai berlaku pukul 10.00 – 16.00 Wita.

Sedangkan, untuk di hari kedua dan ketiga pada 13 hingga 14 Februari 2020. Amora Cakery juga menawarkan diskon 10% All varian atau minimal pembelanjaan Rp20 ribu dari jam 1 siang hingga 4 sore.

Saat ditemui dilokasi, Pemilik Amora Cakery, Azra Dewi mengungkapkan cabang yang pertama berlokasi di Jalan Munif Rahman ll, Kelurahan Silae atau samping kantor PLN Rayon Kamonji.

“Karena banyak permintaan dari pelanggan kita yang di tengah kota. Makanya, kami usahakan buka cabang di sini dan tempatnya pun sangat strategis,” ungkapnya.

Azra Dewi yang juga merupakan salah satu anggota komunitas TDA Kota Palu ini sangat bangga menjadi bagian dari komunitas tersebut. Di mana perkumpulan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dan sebagai wadah kebersamaan.

“Brand ini berdiri akhir 2016, waktu itu masih bernama Amora Roll Cake karena hanya menjual khusus bolu gulung. Kemudian, memasuki 2018 kita buat roti dan kue, sehingga lahirlah Amora Cakery,” terangnya.

Ia mengharapkan agar para pengunjung tidak perlu khawatir karena toko roti Amora Cakery menawarkan sistem dan konsep halal bernuansa islami. Sedangkan, ia menyebutkan dalam pembuatan roti menghabiskan sampai 15 kilogram per hari.

“Insya Allah, ke depan toko ini dapat membuka cabang baru di setiap kecamatan di Kota Palu. Dalam sehari kami bisa hasilkan sampai 1.000 mica dan 500 toples kue kering. Di sini ada sebanyak 50 varian rasa cake, serta 20 macam kue kering,” sebutnya.

Sementara itu, untuk jumlah karyawan Amora Cakery semuanya ada 10 orang. Terdiri, 4 orang bagian produksi dan 6 lainnya di penjualan. Ditambahkannya, jika mendekati hari besar keagamaan toko roti Amora Cakery juga merekrut sebanyak 15 sampai 20 karyawan khusus untuk pembuatan kue kering.

“Omset pendapatan normalnya kisaran Rp1,5 hingga Rp3 jutaan per hari. Apalagi, dekat lebaran omset bisa mencapai ratusan juta dalam sebulan,” ungkapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas