Home Ekonomi

2019, Penduduk Miskin Sigi Naik 12,91%

519
Kepala BPS Sigi memberikan penjelasan soal kemiskinan di Kabupaten Sigi, Jumat (14/2/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Dibandingkan 2018 penduduk miskin di Kabupaten Sigi hanya berjumlah 12,60 persen. Namun, pada 2019 jumlah penduduk miskin di Sigi naik menjadi 12,91 persen atau 30,82 ribu orang.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sigi, Jefrie Wahido di kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait finalisasi pengumpulan data statistik khusus/sektoral di Kabupaten Sigi, bertempat di Cafe De’Qalbu, Jumat, 14 Februari 2020.

“Persentase penduduk miskin Kabupaten Sigi 12.91 persen pada 2019 berada di peringkat tiga terendah dari 13 kabupaten/kota se Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, garis kemiskinan Kabupaten Sigi tahun 2019 ialah Rp334,631 per kapita per bulan meningkat. Sedangkan jika dibandingkan tahun 2018 yang besarnya Rp316,949 perkapita perbulan.

Jefrie mengatakan, untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. Dengan pendekatan ini penduduk miskin yang dihitung oleh BPS ialah penduduk yang secara ekonomi tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya.

“Baik berupa makanan maupun bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluarannya,” katanya.

Begitu pun dengan Presentase penduduk miskin tertinggi di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada tahun 2019 berada di Kabupaten Donggala yakni sebesar 18,40 persen, sementara yang terendah berada di Kota Palu sebesar 6,83 persen.

Sementara itu, presentase penduduk miskin tahun 2019 di Sulteng sebesar 13,48 persen, menurun dari tahun 2018 yang sebesar 14,01 persen. Dari sisi jumlah sebagian besar penduduk miskin di Sulteng berada di Kabupaten Parigi Moutong, 81,36 ribu orang. Sedangkan Kabupaten Banggai Laut yang memberikan kontribusi paling sedikit dalam jumlah penduduk miskin di Sulteng 11,46 ribu orang.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas