Syamsul Saifudin. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Rencana pemerintah Kota Palu terkait proses revitalisasi pasar tradisional Bambaru menjadi pasar berkonsep modern semua itu akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, Syamsul Saifudin kepada Metrosulawesi, Kamis (6/2/2020).

Ia mengatakan Pemkot akan menggelar pertemuan bersama para pedagang di pasar tersebut. Hal itu dilakukan guna memikirkan nasib pedagang di pasar Bambaru untuk dipindahkan sementara ke pasar- pasar terdekat yang ada di Kota Palu.

“Kemungkinan, hari ini (Jumat) sore dilakukan pertemuan antara pemerintah kota dan pedagang. Sambil menunggu selesai revitalisasi, jika mereka ingin dipindahkan kami siapkan tempat sementara bagi pedagang dibeberapa pasar agar bisa mereka gunakan,” katanya.

Selanjutnya, jika revitalisasi pasar Bambaru telah selesai pengerjaannya dengan konsep tiga lantai. Syamsul mengatakan di lantai ke dua akan ditempatkan pelaku IKM dan UMKM. Sedangkan, untuk lantai satu akan tetap dihuni oleh pedagang yang sebelumnya sudah melakukan aktifitas di pasar tersebut.

“Ke depan kalau sudah selesai semua dan diserahkan ke kami, pedagang di bawah tetap mereka, tinggal nanti menambah saja yang lainnya. Di lantai tiga akan ada pedagang kuliner kita berikan tempat di sana. Inikan tidak kita bongkar hanya diubah saja bentuk pasarnya,” terangnya.

Sementara itu, jumlah pedagang yang berada di pasar Bambaru kurang lebih sekitar 60 orang. Ia berharap kepada IKM dan UMKM selain berjualan bisa langsung menghasilkan teknik atau minimal contoh produksinya bisa langsung di pasarkan di tempat itu.

“Harapan saya IKM batu juga bisa ditempatkan di situ agar mereka tidak lagi berjualan dipinggir jalan. Hanya saja yang pasti kita akan buat zonasi untuk para pedagang sesuai dengan apa yang mereka jual,” jelasnya.

Diungkapkannya, pembangunan tersebut akan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu menggunakan dana APBD melalui proses tender.

“Saya kurang tahu pasti berapa anggaran yang digunakan untuk membangun pasar Bambaru karena semua ada di PUPR Kota Palu,” ungkapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas