Home Nasional

PKS Perjuangkan Pansus Jiwasraya

Sakinah Aljufri. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hj Sakinah Aljufri, mengungkapkan partainya terus memperjuangkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya. Masalah yang membelit PT Asuransi Jiwasraya menurutnya menimbulkan kejanggalan di perusahaan pelat merah itu.

“Sekarang masih diusulkan oleh PKS untuk hak angket bersama Partai Demokrat, mudah-mudahan ini jadi perhatian seluruh fraksi,” ujar Sakinah kepada awak media di Palu, Jumat, 7 Februari 2020.

Dia menerangkan rencana pembentukan Pansus Jiwasraya masih akan melewati beberapa tahapan. Tahapan yang dimaksud yaitu rapat pimpinan fraksi dalam menyahuti usulan pembetukan Pansus yang digulirkan PKS dan Demokrat.

“Kita optimis pasti bisa terbentuk (Pansus Jiwasraya), masyarakat juga harus mendukung,” ujar legislator Dapil Sulteng itu.

Sakinah mengatakan pembentukan Pansus untuk memastikan tidak ada masyarakat yang dirugikan atas permasalahan yang membelit perusahaan BUMN tersebut. Itu karena dugaan korupsi di Jiwasraya dengan nominal yang cukuf signifikan.

“Siapapun yang terlibat harus mendapat sanksi karena bukan hanya PKS yang melihat adanya kejanggalan, masyarakat juga,” tandas Sakinah.

Diketahui, Fraksi PKS dan Fraksi Demokrat sudah menyerahkan usulan pembentukan pansus kepada pimpinan DPR pada Selasa, 4 Februari. Usulan itu diterima oleh Wakil Ketua DPR, Azis Syamsudin.

Fraksi Partai Demokrat dan PKS sendiri sudah menanyakan kelanjutan usulan pembentukan panitia khusus pansus Jiwasraya kepada pimpinan dewan dalam rapat paripurna di Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020. Anggota Fraksi Demokrat, Sartono, mengingatkan permasalahan Jiwasraya merupakan skandal besar yang harus cepat dituntaskan.

“Kami mohon untuk secepatnya diagendakan dan ditindaklanjuti proses surat yang sudah kami sampaikan ke pimpinan,” kata Sartono di ruang paripurna.

Politikus PKS, Junaidi Auly, menyampaikan hal senada. Anggota Komisi XI DPR ini menyinggung potensi kerugian, dugaan kejahatan terorganisir, serta dugaan manipulasi laporan keuangan Jiwasraya.

Dia juga menyoal dugaan lemahnya pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut Junaidi, kasus Jiwasraya ini menyita perhatian besar dari publik Indonesia.

“Kami ingin agar usulan pansus hak angket atas masalah PT Asuransi Jiwasraya agar segera ditindaklanjuti,” ujar dia.

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas