KONSULTASI - Kepala Dispusarda Sulteng Ardiansyah Lamasitudju, didampingi Sekretaris Dispusarda Sulteng Joko Hariyanto, serta Kepala Bidang Dr. Rohani Mastura, saat melakukan konsultasi di Perpusnas RI, belum lama ini. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Belum lama ini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Ardiansyah Lamasitudju, didampingi Sekretaris Dispusarda Sulteng, Joko Hariyanto, serta Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Dr. Rohani Mastura, melakukan konsultasi terkait agenda kerja Perpustakaan Nasional RI, khusus transformasi perpustakaan berbasis inklusi di Jakarta.

Ardiansyah mengatakan, pihaknya bersama Tim Dispusarda Sulteng mengajukan surat permohonan kepada Perpusnas RI untuk menjadi narasumber pada rapat Koordinasi Perpustakaan tingkat Provinsi Sulteng, yang rencananya diadakan di Kabupaten Tojo Unauna, 2-3 Maret 2020.

“Dalam kunjungan itu kami langsung menemui Kepala Perpusnas RI, Sarif Bando dengan Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpusnas RI, Dedi Kumiadi, dalam rangka membahas tentang program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, serta pengembangan minat baca masyarakat untuk tahun 2020,” ujar Ardiansyah, di Palu, Jumat, 7 Februari 2020.

Ardiansyah mengatakan, tujuan dari konsultasi itu sebagai upaya mendukung penyelenggaraan perpustakaan berbasis inklusi sosial yang sinergi antara Perpusnas RI dengan Dispusarda Sulteng.

“Pelaksanaan rapat koordinasi perpustakaan tingkat Provinsi Sulteng merupakan event yang mendukung sinergitas, jaring program, dan sinkronisasi program antara Perpustakaan Nasional RI, dan provinsi, serta kabupaten/kota,” ungkapnya.

Menurut Ardiansyah, pihaknya juga akan membawakan materi di rapat koordinasi itu dengan judul Peran Pemerintah Daerah Dalam Mendukung Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas