Salah satu karyawan PT Hadji Kalla Toyota Juanda Cabang Palu berpose di samping Calya. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Untuk lebih memanjakan costumer dalam melakukan pemesanan kendaraan. PT Hadji Kalla Toyota Juanda Cabang Palu memberikan promo awal bulan yang berlaku hingga sampai dengan semester I 2020.

Supervisor PT Hadji Kalla Toyota Cabang Juanda, Rizal Nurdin menjelaskan program tersebut mulai Downpayment (DP) rendah sekitar 15%% dari harga. Begitu pula angsuran yang ditawarkan sangat bervariatif tergantung perusahaan pembiayaan yang bekerjsama.

Selain itu, pihak Hadji Kalla Toyota Cabang Juanda juga memberikan diskon yang cukup besar Rp10 jutaan khusus untuk stok kendaraan di tahun 2019 dengan membatasi pemesanan.

“Dari empat leasing semuanya bunga yang diberikan cukup kompetitif. Bulan ini juga kami masih ada beberapa stok kendaraan tahun kemarin. Segeralah bagi costumer yang ingin melakukan pemesanan kendaraan karena ini terbatas,” jelasnya, Jumat (31/1/2020).

Selanjutnya, kata dia, konsumen juga akan mendapatkan Free part sampai 50.000 kilometer atau selama 2 tahun khususnya setiap pembelian Rush semua tipe. Ia mengungkapkan pihaknya juga menawarkan program tukar tambah mobil lama dengan yang baru atau trade in.

“Kami terus memprioritaskan pelayanan kepada costumer dari segi servis hingga pemasaran. Program ini, bukan hanya menyasar Kota Palu, tapi seluruh wilayah di Sulawesi Tengah,” tuturnya.

Sementara itu, ia mengatakan target penjualan PT Hadji Kalla Toyota Juanda Cabang Palu di angka 543 unit atau kenaikan sebanyak 45%. Sedangkan, rata-rata per bulan bisa mencapai 47 unit.

“Alhamdulillah, pencapaian di tahun kemarin melebihi target di atas 100* atau setiap bulannya 44 unit. Sesungguhnya, market tidak dapat diprediksi naik maupun turun,” katanya.

Ia mengakui pihaknya akan tetap optimis dengan target penjualan di 2020. Ia berharap ke depan penjualan Hadji Kalla Toyota Juanda Cabang Palu bisa lebih meningkat dengan adanya program tersebut.

“Yang pasti kami optimis, kemungkinan di semester ll ada revisi terhadap kenaikan target 5-10, tinggal menunggu keputusan saja,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas